Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri Dalami Bom di ITC Depok Dilakukan oleh Jaringan Lama

Pasalnya cairan yang belum sempat meledak itu, apabila meledak bisa berbahaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Polri Dalami Bom di ITC Depok Dilakukan oleh Jaringan Lama
The Jakarta Post/The Jakarta Post/Doni Setiawan
Sejumlah petugas polisi tengah memeriksa lokasi terjadinya ledakan di pusat perbelanjaan ITC Depok Jawa Barat, Senin (23/2). Petugas masih melakukan penyelidikan dan identifikasi lokasi ledakan di lantai dua pusat perbelanjaan itu. Senin, 23/2/2015. (The Jakarta Post/Doni Setiawan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cairan klorin yang ada di dalam kardus yang meletup di ITC Depok beberapa saat ini tengah diteliti oleh Bareskrim untuk mengetahui siapa pelaku yang meletakkan kardus tersebut.

Pasalnya cairan yang belum sempat meledak itu, apabila meledak bisa berbahaya. Nantinya menghasilkan gas beracun dan apabila dihirup bisa mematikan dan itu merupakan teror.

Beberapa tahun silam saat 2011 lalu, ada jaringan Santhanam yang ditangkap bersama lima rekannya karena menyebarkan racun sianida di kantin Polsek, Polres bahkan hingga ke Polda Metro.

Saat ditanya ke Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, apakah mungkin pelaku di Depok merupakan jaringan Santhanam ? Wakapolri menjawab hal itu tengah diselidiki.

"Sedang diselidiki apa itu jaringan lama (Santhanam), kita tunggu saja hasilnya," tegas Badrodin, Jumat (27/2/2015) di Mabes Polri.

Badrodin menambahkan bisa saja pelaku itu merupakan jaringan lama yang mengembangkan modus baru.

Termasuk pula klorin saat ini sedang booming karena banyak digunakan oleh pembela ISIS di Suriah.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas