Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Laboratorium Farmasi UI Meledak, 14 Mahasiswa Dilarikan ke Rumah Sakit

Ada 14 mahasiswa korban luka-luka segera dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Media Relations Universitas Indonesia (UI) Egia Etha Tarigan menuturkan kecelakaan kerja yang mengakibatkan ledakan di Laboratorium Kimia Kualitatif, Lantai 2 Gedung J, Fakultas Farmasi UI (FFUI), Senin (16/3/2015) sekira pukul 10.30 WIB.

Ledakan melukai 14 mahasiswa Fakultas Farmasi UI, terjadi akibat tabung Labu Destilasi yang dipanaskan oleh salah satu kelompok dilakukan terlalu lama.
Akibatnya kata Egia, labu destilasi yang berisi campuran asam, fenol, dan alcohol 95 persen itu meledak dan pecah hingga melukai 14 mahasiswa.

"Labu dididihkan di atas kasa asbes dengan menggunakan pemanas Bunsen atau lampu spiritus," ujar Egia kepada Warta Kota, Senin (16/3/2015).

Egia menuturkan praktikum perkuliahan itu terbagi menjadi 10 kelompok, dimana tiap kelompok terdiri dari 6-8 mahasiswa.

"Setiap mahasiswa diminta untuk melakukan destilasi terhadap bahan yang berbeda-beda. Alat labu destilasi yang berisi campuran asam, fenol, dan alkohol 95 persen, dididihkan di atas kasa asbes dengan menggunakan pemanas Bunsen atau lampu spiritus. Setelah mendidih mahasiswa diinstruksikan untuk menampung destilat sebanyak 20 tetes atau sekitar 1mili," papar Egia dalam siaran persnya yang diterima Warta Kota, Senin malam.

Diperkirakan, kata Egia, jumlah destilat yang ditampung sudah mencukupi 1 ml tetapi mahasiswa kelompok ini atau regu dimana labu destilasi meledak, masih terus melakukan destilasi dan pemanasan sampai larutan sampel dalam labu destilasi hampir kering.

"Akibatnya terjadi ledakan dari labu destilasi karena suhu dan tekanan yang terlalu tinggi. Pecahan kaca dari labu destilasi yang meledak melukai dan mencederai mahasiswa yang ada di sekitarnya," ujar Egia.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Egia, 14 mahasiswa korban luka-luka segera dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat.

"Dua mahasiswa luka berat sementara 12 mahasiswa luka ringan," katanya.

Sampai Senin sore, kata Egia, 13 mahasiswa sudah diperbolehkan pulang oleh dokter, sementara 1 mahasiswa lainnya masih dirawat.

"Satu mahasiswa yang masih dirawat karena pecahan labu destilasi mengenai area sekitar matanya," kata Egia.(bum)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas