Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Suara Udar Pristono Makin Kecil Semenjak Jadi Tersangka

Suara Udar Pristono, mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, makin kecil semenjak jadi tersangka

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Suara Udar Pristono Makin Kecil Semenjak Jadi Tersangka
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Mantan Kadishub DKI Jakarta Udar Pristono jelang sidang pra-pradilan gugatannya terhadap sejumlah instansi terkait tuduhan tindak pidana pencucian uang, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajahmada, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2015). Udar menilai tuduhan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang disangkakan kepadanya sangat tidak berdasar, apalagi bila tindak pidana itu dipautkan dengan uang hasil korupsi pengadaan bus transjakarta. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Suara Udar Pristono, mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, makin kecil semenjak jadi tersangka. Suaranya tak lagi sebesar dulu, saat Ia masing menjabat Kadishub DKI Jakarta dan belum tersangkut korupsi.

Selasa (24/3) siang, Udar Pristono datang ke Bareskrim Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan terhadap laporannya.

Udar datang mengenakan batik, celana hitam, dan tas butut yang Ia pegang di tangan kirinya. Muka Udar kelihatan lesu dan tanpa senyum.

Begitu diwawancara wartawan, suaranya pun amat kecil. Wartawan yang berdiri di belakang sampai tak mendengar suara Udar. "Gila kecil banget suaranya," ucap Fabian, wartawan Kompas.com yang berdiri di barisan belakang.

Padahal, dulu, saat masih menjabat Kadishub DKI Udar selalu bicara dengan suara besar dan lantang. Rupanya laki-laki ini sudah berubah semenjak tersangkut korupsi.

Sekadar diketahui, Udar Pristono tersangkut kasus korupsi pengadaan Bus Transjakarta.(ote)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas