Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jenazah di Danau UI Diduga karena Bunuh Diri

Dugaan sementara, kasus ini bunuh diri. Hal itu diperkuat dari petunjuk ditemukan kertas permohonan maaf di dalam kamar kost

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jenazah di Danau UI Diduga karena Bunuh Diri
Istimewa
Kondisi mayat yang ditemukan mengambang di danau Universitas Indonesia, Kamis (26/3/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Agus Salim menduga jenazah pemuda yang ditemukan mengambang di Danau Kenanga, Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, melakukan bunuh diri.

Dugaan ini karena ditemukan kertas berisi permohonan maaf di kost korban yang berada di lantai dua Wisma Widya Gang M. Usman, RT/RW 004/05, Beji, Kota Depok, pada Senin (30/3/2015).

"Dugaan sementara, kasus ini bunuh diri. Hal itu diperkuat dari petunjuk ditemukan kertas permohonan maaf di dalam kamar kost," ujar Kompol Agus Salim di Puskominfo bid Humas Polda Metro Jaya, Selasa (31/3/2015).

Namun, dugaan bunuh diri tersebut masih perlu dibuktikan. Kompol Agus Salim mengaku pihaknya akan tetap menyelidiki penyebab kematian korban untuk mengungkap kepastiannya.

"Tetap akan diselidiki lebih dalam. Sudah beberapa temannya yang sudah kami periksa dan dimintai keterangan,” ujarnya.

Sesosok jenazah pemuda ditemukan mengambang di danau Kenanga, Balairung UI, Kamis (26/3/2015) sekira pukul 09:00 WIB. Tas punggung yang dikenakan korban diisi sejumlah batu diduga untuk menenggelamkan jasad.

Petugas Reserse dan Kriminal Polsek Metro Beji dibantu Polresta Depok mengungkap identitas jenazah pemuda yang ditemukan mengambang di Danau Kenanga, Balairung Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Rekomendasi Untuk Anda

Identitas jenazah pemuda tersebut diketahui setelah orang tua korban datang dari Yogyakarta ke Polsek Beji, pada Senin (30/3/2015) sekitar pukul 18:00 WIB.

Kemudian, orang tua korban didampingi Kanit Reskrim Polsek Beji, Ajun Komisaris Polisi, Syah Johan, mendatangi RS Polri Kramat Jati.

Setelah dilihat, orangtua korban memastikan korban bernama Akseyna Ahad Dori, (18 tahun). Akseyna merupakan mahasiswa jurusan MIPA semester empat di universitas negeri tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas