Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembunuh Janda Cantik Empi Pernah Kuliah di IPB

RS mengaku bahwa Alfi merupakan wanita pertama yang diajaknya berkencan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Pembunuh Janda Cantik Empi Pernah Kuliah di IPB
Theo Yonathan Simon Laturiuw/Warta kota
Kanit 1 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Buddy Towoliu (pakai kacamata), menggiring pelaku pembunuhan Empi, Muhammad Prio Santoso (24) ke kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu (15/4/2015) siang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - RS (24), pelaku pembunuh janda cantik Deudeuh Alfi Sahrin alias Empi, tercatat pernah berkuliah di Institut Pertanian Bogor.

Namun, ia tidak sempat lulus dari sana. Empi adalah PSK yang menjalankan praktik prostitusi di kamar kosnya di Tebet.

"Dulu pelaku kuliah IPB Bogor terus DO (drop out) di semester 9," ujar Kepala Sub Direktorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/4/2015).

BACA: Ini Buku Tamu Berisi Daftar Nama-nama Pelanggan Empi

Setelah itu, pria asal Curug, Tangerang itu pun bekerja sebagai guru privat di sebuah lembaga bimbingan belajar di Kedoya, Jakarta Barat. Bapak beranak satu itu meninggalkan istri dan anaknya di Bogor pun untuk mengadu nasib di Jakarta.

Terpisah dari keluarga, kata polisi, memicunya mencoba layanan prostitusi online. Ia pun membuat sebuah akun Twitter bernama @Santos06yoyo.

Melalui akun itu, RS merayu dan mengajak beberapa perempuan, yang diduga pekerja seks komersial (PSK), berkencan.

Rekomendasi Untuk Anda

RS mengaku bahwa Alfi merupakan wanita pertama yang diajaknya berkencan. Ia pun baru memulai mencoba jasa prostitusi online sejak Maret 2015 lalu.

Ditanya motifnya membunuh, ia mengaku sakit hati lantaran Alfi yang menyebutnya bau.

Ia membunuh ibu beranak satu itu. Ia juga sempat mengambil barang-barang berharga milik Alfi. Polisi pun segera menghentikan perbuatannya. RS ditangkap pada Rabu (15/4/2015) dini hari di Batu Tapak, Bojong Gede, Bogor.

Jejak pembunuh yang diketahui berinisial RS (24) itu diketahui berkat pelacakan melalui ponsel Alfi yang dicuri olehnya.

Penulis: Unoviana Kartika

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas