Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Buntut Terbakarnya Gedung SMPN 65, Ahok akan Gugat Kontraktor Nakal

Terlebih saat dirinya tahu bila penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Adi Suhendi
zoom-in Buntut Terbakarnya Gedung SMPN 65, Ahok akan Gugat Kontraktor Nakal
Warta Kota/Agustin Setyo Wardani
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meninjau pelaksanaan ujian nasional (UN) jenjang SMP di SMPN 65 Jakarta, Senin (4/5/2015) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) geram saat meninjau bangunan SMPN 65 Jakarta yang diamuk si jago merah.

Terlebih saat dirinya tahu bila penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

Pengelola sekolah serta guru pun diminta tidak cuek setelah bangunan berdiri dan kontraktor menyelesaikan pembangunan.

"Jadi kalau ada kontraktor yang tidak benar, ya harus ketat, protes. Bisa lapor ke saya, kan saya mau urus sampai ke bawah, saya juga mau urusin. Tidak usah berpikir susah sampai ke gubernur, harus lapor ke saya," kata Ahok saat meninjau SMPN 65 Jakarta, Sunter, Jakarta Utara, Senin (4/5/2015).

Ia mensinyalir kebakaran akibat korsleting listrik tersebut disebabkan penggunaan standar kabel yang tidak benar.

Selama ini, bila ada apa-apa terhadap gedung, kontraktor tidak pernah lagi dikait-kaitkan karena menganggap pekerjaannya sudah usai.

"Pernah tidak ada sanksi? Tidak pernah juga. Karena dianggap ini proyek sudah selesai lama. Harusnya kalau diselidiki, kalau korslet kabel, kontraktor mesti dipanggil harusnya. Berarti konsultannya tidak benar," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selama ini pun Pemerintah DKI tidak pernah melakukan gugatan terhadap kontraktor yang membangun gedung-gedung milik DKI bila terjadi sesuatu hal seperti kebakaran akibat konsleting listrik atau gedung roboh.

"Ke depan saya akan pertimbangkan untuk menggugat seperti itu. Kita akan teliti, apa kabelnya sesuai tidak. Kita tidak pernah lakukan loh," ucapnya.

Peserta ujian nasional dari SMPN 65 Jakarta terpaksa menggunakan ruangan di SMAN 80 Jakarta karena bangunan SMPN 65 Jakarta habis terbakar, Selasa (14/4/2015) malam. Hingga kini bangunan SMPN 65 Jakarta belum diperbaiki pascakebakaran.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas