Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Imam Besar FPI: Istana Negara Harus Diruqyah

Rizieq Shihab mengatakan istana negara mesti segera di Ruqyah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Imam Besar FPI: Istana Negara Harus Diruqyah
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Unjukrasa dari ratusan masa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ), di depan gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Senin, (1/6/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab mengomandoi ratusan massa dari Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) untuk berpindah aksi ke depan Istana Negara, di jalan Medan Merdeka utara, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2015).

Sebelumnya lebih dari seratusan orang dari sejumlah Ormas seperti Front Pembela Islam (FPI), Forum Betawi Rempug (FBR) dan Forum Umat Islam (FUI) tersebut berunjukrasa di depan gedung DPRD DKI, di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, menuntut Basuki Tjahaja Purnama turun dari jabatan Gubernur DKI.

Sebelum memerintahkan massanya berpindah tempat, Rizieq Shihab mengatakan Istana Negara mesti segera di Ruqyah.

Lantaran di tempat Presiden Joko Widodo berkantor tersebut telah terjadi aktivitas sesat dan menyimpang dari ajaran agama Islam.

"Istana negara harus di Ruqyah agar tidak sesat dan tidak ada lagi setan masuk," ujar Rizieq dari atas mobil komando.

Aktivitas sesat yang dimaksud Rizieq adalah pembacaan Alquran menggunakan langgam Jawa saat perayaan isra Miraj di Istana Negara pada 15 Mei lalu.

Dibacakannya Alquran dengan langgam daerah tersebut menurut Rizieq merupakan penghinaan bagi umat Islam.

Rekomendasi Untuk Anda

"Di Istana, Alquran dibacakan dengan langgam Jawa, mungkin nanti diiringi Jaipongan, terus diiringi dangdut, ini sesat, presidennya keblinger, menterinya juga keblinger, jadi harus di Ruqyah," katanya.

Usai mendapat perintah dari Rizieq, ratusan massa tersebut akhirnya berpindah menuju istana negara menggunakan sepeda motor. Rombongan pengunjukrasa tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas