Mandom Bertanggung Jawab Korban Kebakaran Pabrik
PT Mandom bertanggung jawab terhadap biaya perawatan korban kebakaran PT Mandom kawasan industri MM 2100 Cikarang,
Penulis:
Glery Lazuardi
Editor:
Hendra Gunawan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Mandom bertanggung jawab terhadap biaya perawatan korban kebakaran PT Mandom kawasan industri MM 2100 Cikarang, Kabupaten Bekasi.
"Semua biaya perawatan ditanggung perusahaan dan berkoordinasi dengan BPJS," ujar Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokes) Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak saat dihubungi, Minggu (12/7/2015).
Peristiwa kebakaran terjadi pada Jumat (10/7/2015) sekira pukul 09.30 WIB. Kebakaran diduga terjadi karena kebocoran gas di tempat itu. Kebakaran berawal dari ledakan di gedung produksi.
PT Mandom merupakan kawasan pabrik tertutup. Perusahaan tersebut menjalankan usaha di berbagai bidang, seperti pembuatan kosmetik dan minyak wangi.
Kebakaran menimbulkan 59 korban, 53 korban luka masih dirawat, lima meninggal dan satu boleh pulang karena tidak mengalami luka parah. Mayoritas merupakan pekerja pabrik.
Menurut Musyafak, sebanyak 53 korban yang masih dirawat ditempatkan di delapan rumah sakit. Delapan rumah sakit tersebut, yaitu RS Hermina, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rumah Sakit Pusat Pertamina.
Kemudian, Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur, RS Permata, RS Karya Medika.
"RS Hermina ada delapan, sebelumnya ada 17 tetapi karena kewalahan jadi sembilan korban dirujuk ke RSCM dan RSPP, jadi RSCM ada 25 karena sebelumnya sudah menangani 20 orang korban luka, lalu RSPP sebelumnya awalnya menangani dua korban luka jadi menangani enam korban karena mendapatkan rujukan dari RS Hermina," kata Musyafak.
Sedangkan Rumah Sakit lainnya yang menangani korban luka adalah Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat ada dua korban luka, Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur ada dua korban luka, Rumah Sakit Mayapada ada satu korban luka, RS Permata ada lima korban luka, dan RS Karya Medika ada empat korban.
Pihak Kabiddokes Polda Metro Jaya memback up dalam hal penanganan usai terjadi kebakaran yang mengkoordinasikan sekaligus proses evakuasi.
"Saya mengirimkan ambulance ada 16 unit untuk evakuasi sehingga penangganan bisa cepat," tuturnya.