Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahok Tak Punya Solusi Atasi Meroketnya Harga Sayuran

Tidak ada pilihan, pasti lebih mahal. Itu hukum dagang. Tidak mungkin impor sayur kan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ahok Tak Punya Solusi Atasi Meroketnya Harga Sayuran
Tribunnews.com/adi suhendi
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jumat (7/8/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta mengungkapkan merangkaknya harga sayur mayur di ibu kota tidak terlapas dari dampak musim kemarau sehingga pasokan sayuran menjadi berkurang.

"Kita, kalau lagi kering tidak bisa (menambah jumlah sayuran) karena suplainya terbatas," kata pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota, Selasa (11/8/2015).

Dikatakannya dalam jangka pendek pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa mengatasi kekurangan pasokan sayur mayur. Sehingga tidak ada jalan lain masyarakat harus membeli harga sayuran dengan harga yang lebih tinggi.

"Tidak ada pilihan, pasti lebih mahal. Itu hukum dagang. Tidak mungkin impor sayur kan?" ujarnya.

Namun untuk jangka panjang, mau tidak mau masyarakat Jakarta harus mulai membudayakan menanam sayuran hidroponik dengan memanfaatkan lahan yang tidak terlalu luas seperti di pekarangan rumah.

"Seperti di Rusun-Rusun bisa dibuat kebun hidroponik, supaya kebutuhan sayur itu bisa kita dapatin di lokasi sendiri. Termasuk KBT kita sudah mulai tanam," katanya.

Sementara untuk mengatasi harga daging sapi yang terus meroket, Ahok berjanji akan melakukan operasi pasar melalui PD Dharma Jaya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Daging kita jual di bawah Rp 90 ribu. Mungkin Rp 85 ribu," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas