Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lelaki Kamerun Mengaku Jual Barang Bersejarah Asal Suriah

Satu pelaku yang diketahui bernama Kozo WNA Kamerun saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) jajaran Polda Metro Ja‎ya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Lelaki Kamerun Mengaku Jual Barang Bersejarah Asal Suriah
Warta Kota/Bintang Pradewo
Penipuan dengan cara menjual barang perang dan benda bersejarah dari Suriah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap Serges Dulcos Meudje alias Martin (41), Warga Negara Asing (WNA) asal Kamerun karena melakukan penipuan terhadap Jernita Bonarida Tobing sebesar Rp 73 juta.

Satu pelaku yang diketahui bernama Kozo WNA Kamerun saat ini masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) jajaran Polda Metro Ja‎ya.

Direskrimum P‎olda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti ‎mengutarakan pelaku ditangkap di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat pada tanggal 14 Agustus 2015 lalu.

Modus pelaku melakukan aksi kejahatan itu adalah melalui facebook dengan cara ingin menjual barang-barang perang dan benda bersejarah sebelum masehi di Siria.

"Pelaku akan mengirimkan cindera mata dari Suriah. Kan Suriah sedang perang, jadi barang-barang perang dan benda bersejarah dari Suriah," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu (13/9/2015).

Pelaku mengaku akan mengirimkan barang-barang itu lewat kedutaan Amerika. Sehingga, membutuhkan dana yang cukup besar.

"Pelaku meminta korban untuk mentransfer ke rekeningnya. Sejumlah uang sebagai biaya pengurusan barang kiriman pelaku mengaku ditahan pihak kedutaan," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Maka, pelaku meminta uang korban untuk mengurus surat keterangan anti teroris. Setelah itu, korban mengirimkan sejumlah uang yang diminta oleh pelaku.

Namun, barang-barang tersebut tidak dapat diambil dan pelaku tidak dapat‎ dihubungi.

"‎Pelaku meminta mentransfer sejumlah uang untuk ke kedutaan anti teroris. Kemudian korban pecaya, Pelaku saat dihubungi bilangnya saya lagi cari sponsor dana pengiriman," tuturnya. (Bintang Pradewo)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas