Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kronologi Pengeroyokan Polisi Oleh 22 Mahasiswa Asal Papua

Kedua polisi yang dikeroyok, yakni Inspektur Satu Habib dan Brigadir Wiwit.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kronologi Pengeroyokan Polisi Oleh 22 Mahasiswa Asal Papua
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Polisi menggeledah warga Papua begitu tiba di Polda Metro Jaya, Selasa (1/12/2015). Kelompok ini menganiaya Polisi saat hendak berdemo di Jakarta. Mereka menganiaya saat dalam perjalanan menuju Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pengeroyokan 2 polisi yang dikeroyok 22 mahasiswa asal Papua, ternyata terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-15807 di Jalan raya Gading Serpong kav 4/1 Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang.

Kedua polisi yang dikeroyok, yakni Inspektur Satu Habib dan Brigadir Wiwit.

Iptu Habib mengalami luka di tangan kiri. Sedangkan Brigadir Wiwit mengalami luka di bibir.

Kini keduanya dirawat di Rumah Sakit Bethsaida Gading Serpong.

Wakil Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris eko BW, mengatakan, ketika itu dua angkutan umum yang disewa 22 mahasiswa asal Papua sedang mengisi bensin di SPBU tersebut sekitar pukul 06.00.

Kemudian, kata Eko, 2 polisi itu mendatangi gerombolan mahasiswa tersebut dan menanyai sesuatu, lalu terjadilah pengeroyokan itu.

Setelah pengeroyokan, ke-22 mahasiswa asal Papua sempat kabur ke tol.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, kata Eko, dirinya dan anggota Patroli Jalan Raya yang menerima laporan dan mengejarnya menghentikan 2 mobil itu di pintu keluar tol Senayan.

Kemudian ke -22 mahasiswa itu digiring ke Polda Metro Jaya.(ote)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas