Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ikan di Ancol Mati karena Kekurangan Oksigen dan Kadar Timah yang Tinggi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa penyebab matinya ribuan ikan di Pantai Ancol, beberapa waktu lalu disebabkan dua faktor.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Ikan di Ancol Mati karena Kekurangan Oksigen dan Kadar Timah yang Tinggi
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Ribuan ikan mati dan terbawa arus ombak di pesisi pantai Ancol, Jakarta Utara, Senin (30/11/2015). Ribuan ikan mati ini diduga akibat fenomena alam berupa perubahan cuaca ektrim yang menyebabkan gejolak didalam laut, sehingga ikan kekurangan oksigen. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

 Tribunnews.com, Jakarta — Dari hasil uji laboratorium yang telah dilakukan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan bahwa penyebab matinya ribuan ikan di Pantai Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu disebabkan dua faktor.

Keduanya yakni kekurangan kadar oksigen dalam air dan tingginya kandungan timah di perairan tersebut. Kepala Dinas Kelautan, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Darjamuni mengatakan, untuk penyebab kadar oksigen karena perubahan musim.

"Perubahan cuaca yang ekstrem mengakibatkan perubahan suhu yang drastis antara permukaan air dengan air di dasar laut. Hal ini menyebabkan kadar oksigen dalam air menurun," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Sementara untuk faktor kedua, Darjamuni mengatakan, tingginya kandungan timah disebabkan lumpur yang dibawa oleh dari aliran sungai yang bermuara di laut.

"Air laut yang tercemar kemudian menyebabkan ikan mati," ucap Darjamuni.

Matinya ribuan ikan di Pantai Ancol diketahui terjadi pada Senin (30/11/2015). Dinas Kelautan, Peternakan, dan Ketahanan Pangan menyebutkan jumlah ikan yang mati mencapai 5 kuintal.

Walaupun ada ribuan ikan yang mati, Darjamuni mengimbau masyarakat Jakarta untuk tidak takut mengonsumsi ikan. Ia memastikan bahwa ikan yang diambil dari Teluk Jakarta ataupun yang beredar di pasar dalam kondisi aman.

Rekomendasi Untuk Anda

"Masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi ikan. Selain peredarannya diawasi, pasokan ikan di Jakarta kebanyakan dari daerah," ucap dia. (Alsadad Rudi)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas