Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Usai Dilantik, 1.042 Pejabat DKI Langsung Dites Urine

Instruksi dadakan itu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Usai Dilantik, 1.042 Pejabat DKI Langsung Dites Urine
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Sejumlah pejabat Pemprov DKI dites urine usai dilantik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai dilantik jadi pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 1.042 pejabat itu lansung dites urine.

Instruksi dadakan itu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Tes urine dilakukan untuk mengetahui ribuan pejabat yang dilantik terindikasi narkotika dan obat-obatan (narkoba) atau tidak.

Kepala Bidang Pencegahan BNNP DKI Jakarta Sapari Partodiharjo menjelaskan, selain tidak memberitahukan kepada pejabat, petugas BNN juga tidak diinformasikan.

"Ini sifatnya dadakan. Petugas saya juga tidak dikasih tahu, baru jam sebelas malam," ujar Sapari di Balai Kota, Jakarta pusat, Jumat (8/1/2016).

Petugas yang diturunkan sebanyak 40 orang, termasuk tim medis, pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan penindakan hukum.

Program ini dalam menindaklanjuti pertemuan Kepala BNN Budi Waseso dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada 14 Desember 2015 lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Sepanjang 2015 dan awal 2016, ujar Sapari, tes urine telah dilakukan di Dinas PU, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Transportasi, Dinas Sosial, dan Dinas Pariwisata.

"Tes urine di Dinas PU dari 553 orang ada 19 terindikasi positif. Satpol PP itu perintah Pak Ahok. 293 orang ada 2 terindikasi positif. Dishub, Dinsos, Pariwisata, serta Monas pada 2 Januari hampir 1000 orang yang ikut, terindikasi 13 orang," paparnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas