Tribun

3 Kakak Beradik Yang Ditangkap di Depok Tak Terkait Teror di Kawasan Sarinah

Sampai Jumat siang, polisi belum mendapati adanya keterkaitan dan keterlibatan mereka dengan jaringan pelaku teror bom Sarinah.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in 3 Kakak Beradik Yang Ditangkap di Depok Tak Terkait Teror di Kawasan Sarinah
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Tim Densus 88 membawa barang bukti hasil penggeledahan di rumah B3/35, Komplek Bojong Malaka Indah, Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (12/1/2016). Penggeledahan tersebut kelanjutan dari sejumlah penyisiran terhadap dugaan jaringan teroris. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Tiga pria kakak beradik yang diamankan polisi dari rumah orangtua mereka di Jalan H Dul, Kelurahan Bojong, Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jumat (15/1/2016) dinihari, dinyatakan tidak terkait dengan aksi teror bom di Sarinah, Jakarta.

Sampai Jumat siang, polisi belum mendapati adanya keterkaitan dan keterlibatan mereka dengan jaringan pelaku teror bom Sarinah.

Ketiga orang kakak beradik yangl diamankan polisi itu adalah Saiful (40), Isro (35), dan Sudirman (30).

Amelia (26) istri Isro, menyebutkan melalui komunikasi sambungan telepon dengan suaminya yang diperiksa di Polresta Depok, dipastikan suaminya tidak terkait dengan aksi teror.

"Tadi suami saya sudah telepon, katanya polisi sudah menyadari ini semua salah paham," kata Amelia.

Ke depan Amelia berharap hal ini tidak terjadi lagi. Sebab penyergapan yang dilakukan polisi di rumahnya membuat keluarga trauma. Apalagi Isro, ditangkap di depan anaknya yang berusia tujuh tahun, dimana semua anggota polisi membawa senjata laras panjang dan berpakaian khusus Densus 88.

"Suami saya cuma pedagang laptop di Detos. Tidak tahu apa-apa soal teroris," katanya.

Kapolresta Depok Kombes Dwiyono mengakui setelah diperiksa lebih dalam, tidak ada keterkaitan tiga kakak beradik yang mereka amankan ini dengan teror bom di Sarinah.

Menurut Dwiyono ditangkapnya mereka berdasar laporan warga yang menyatakan ketiganya mengancam seorang perempuan warga Cimanggis, Depok untuk masuk ke kelompok mereka.

"Tidak ada keterkaitan mereka dengan teror bom di Sarinah. Mereka kita amankan karena sempat mengancam seorang perempuan warga Cimanggis untuk masuk dalam kelompok mereka," kata Dwiyono.

Hal senada dikatakan Kabid Humas Polda Metro Kombes M Iqbal. Menurut Iqbal, ketiganya tidak terkait dengan aksi bom Sarinah.

"Setelah kami cek, ketiganya tidak terkait dengan Sarinah," kata Iqbal.

Seperti diketahui tiga pria kakak beradik itu diamankan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri bersama Satreskrim Polresta Depok dan Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, dari rumah di Jalan H Dul, Kelurahan Bojong, Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jumat (15/1) dinihari.

Mereka diduga terkait dengan aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. (Budi Malau)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
Baca Juga
© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas