Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jadi Sasaran Teroris, Taufik Punya Saran untuk Ahok

Ahok harus hati-hati dalam berbicara, tingkatkan keamanan sesuai kebutuhan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jadi Sasaran Teroris, Taufik Punya Saran untuk Ahok
Kahfi Dirga Cahya/KOMPAS.COM
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bertemu dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Jakarta Utara, di Gedung Walikota Jakarta Utara, Selasa (1/4/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama agar tidak menantang teroris.

Pria yang akrab disapa Ahok sempat mengatakan tidak gentar, terkait dirinya yang menjadi salah satu target kelompol teroris Bahrun Naim.

Taufik mengatakan aksi teror yang terjadi di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis pekan lalu menjadi bukti, kewaspadaan harus ditingkatkan secara pribadi maupun di wilayaj sekiyar.

"Jadi Ahok harus hati-hati dalam berbicara, tingkatkan keamanan sesuai kebutuhan. Apalagi kemarin Ahok menantang teroris juga kan," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (21/1/2016).

Taufik menyarankan agar Ahok melakukan koordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait keamanan di Balai Kota serta secara pribadi.

Pasalnya, kata Taufik, tidak bisa pergerakan teroris dianggap enteng.

Dia mengambil contoh adanya pergerakan teroris di negeri paman sam, Amerika Serikat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Amerika saja diseruduk, padahal kan canggih Amerika. Teroris itu menjadi persoalan dunia," kata Politisi dari Gerindra ini.

Demi meningkatkan keamanan di Jakarta, Taufik menyarankan, agar Ahok segera menginstruksikan aparat wilayah, semisal Camat dan Lurah untuk meningkatkan keamanan wilayah.

Sebelumnya, Ahok menyatakan tidak gentar menjadi salah satu petinggi negara yang dijadikan target.

Menurutnya, bukan teroris yang menentukan hidup dan matinya.

"Kalau kayak gitu, enggak usah takut lah. Hidup orang kan sudah ada yang mencatat, mau sampai jam berapa, berserah saja. Enggak usah takut, biasa-biasa saja, hidup kan di tangan tuhan," kata mantan Bupati Belitung Timur itu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas