Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Solusi Yusril Atasi Kemacetan Jakarta

"Jadi orang tidak serentak keluar ke jalanan. Itu bisa dibuatkan Perda-nya," ujar Yusril.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Solusi Yusril Atasi Kemacetan Jakarta
TRIBUN/DANY PERMANA
Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra menyampaikan pandangannya tentang tata kelola DKI Jakarta saat berkunjung ke kantor Tribun Network di Palmerah, Jakarta, Jumat (11/3/2016). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Tidak dipungkiri bahwa kemacetan menjadi persoalan klasik di DKI Jakarta.

Macet di Jakarta tidak mengenal waktu mulai dari pagi hingga malam dan melanda hampir seluruh kawasan Jakarta.

Kemacetan di Ibu Kota tak luput dari perhatian bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra.

Yusril menyebut bahwa kemacetan di Jakarta menjadi permasalahan inti di DKI.

"‎Kita tahu masalah klasik di Jakarta adalah kemacetan. Penyelesaian kemacetan harus ada jangka pendek, menengah dan panjang," kata Yusril saat bertandang ke kantor Tribunnews.com, Palmerah, Jakarta, Jumat (11/3/2016).

Pria yang juga merupakan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), ‎mengusulkan mengatasi kemacetan di Jakarta bisa dengan mengatur jam kerja orang kerja, anak sekolah dan para pegawai negeri.

Menurutnya, keberangkatan maupun kepulangan baik anak sekolah, pegawai swasta maupun pegawai negeri dapat dijeda satu jam.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi orang tidak serentak keluar ke jalanan. Itu bisa dibuatkan Perda-nya," ujarnya.

Solusi mengatasi kemacetan berikutnya, lanjut Yusril adalah dengan menerapkan stiker berbayar bagi kendaraan yang hendak melintasi jalan tertentu.

Menurutnya, harga stiker itu harus tinggi agar orang yang hendak melintas di jalan tersebut berpikir dua kali.

"‎Kendaraan tidak bisa pakai jalan-jalan tertentu karena harus pakai stiker. Harga stiker bisa Rp 500 ribu misalnya, nanti uangnya masuk ke APBD untuk beli bus Transjakarta yang lebih baik," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas