Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ahok Curigai Genangan Air yang Berpindah-pindah Saat Hujan

Yang perlu dicurigai, ujar Ahok, genangan yang berpindah-pindah.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Ahok Curigai Genangan Air yang Berpindah-pindah Saat Hujan
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) blusukan untuk meninjau kesiapan antisipasi banjir di sodetan Kampung Pulo arah pintu air Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2014). Selain meninjau kesipan banjir Ahok juga berdialog dengan warga. Warta Kota/Henry Lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengklaim genangan air yang terjadi saat musim hujan mulai berkurang.

Namun dia mencurigai adanya genangan yang berpindah-pindah di sekitar wilayah Ibu Kota.

Basuki yang akrab disapa Ahok ini menjelaskan, titik genangan yang terjadi pada musim hujan 2016 jauh berkurang dibandingkan 2015.

Yang perlu dicurigai, ujar Ahok, genangan yang berpindah-pindah.

Pasalnya, seluruh saluran sudah dibersihkan.

Dia mencontohkan, di Fatmawati, Jakarta Selatan sempat tergenang karena saluran air tertutup ban mobil dan rambu lalu lintas.

Lalu, sempat terjadi genangan di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan.

Rekomendasi Untuk Anda

Genangan dikarenakan adanya batu yang menyumbat saluran air.

Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) atau biasa disebut 'Pasukan Oranye' yang menemukan batu tersebut.

"Mereka, PPSU, temukan ada onggokan batu katanya. Saya bilang, 'tolong diperhatikan kenapa tergenangnya pindah-pindah'." ucap Ahok.

Ahok meminta 'Pasukan Oranye' agar tetap siaga saat hujan melanda Jakarta. Hal itu agar genangan cepat surut, sekiranya tidak lebih dari satu hari.

"Hujan lebatnya di DKI sama, tapi genangannya pindah-pindah. Mestinya, kamu (PPSU) tungguin. Lihat kenapa? Apa sampah? Apa crosingnya? Apa karena proyek?" lanjut dia.

Genangan yang terjadi, kata Ahok, biasanya dikarenakan sampah yang menumpuk di saluran.

"Kalau buang sampah di jalan, saat hujan pasti sampahnya kebawa, masuk ke mulut got, lalu ke kali air. Kalau (saluran) tidak bersih, satu botol plastik saja, setengah jam tergenang," imbuh dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas