Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Perumahan Larang Wartawan Liputan di Kediaman Sanusi

Warga meminta ketua RT melarang media melakukan peliputan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Warga Perumahan Larang Wartawan Liputan di Kediaman Sanusi
Taufik Ismail/Tribunnews.com
Rumah Sanusi di Blok F1 Permata Regency, Srengseng, Jakarta Barat (1/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wulandari Fito

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga perumahan Permata Regency, Kembangan, Jakarta Barat meminta ketua RT melarang media melakukan peliputan.

Seperti yang dituturkan ketua RT 01/06 Kelurahan Kembangan, Jakarta Barat, Basri (45) menjelaskan pihak warga terganggu dengan adanya media yang meliput mengenai kasus anggota DPRD tersebut di wilayah tempat tinggal mereka.

"Itu putusan dari warga masyarakat setempat, semalem saya dipanggil sama warga," ujar Basri saat di temui Tribunnews di sela kegiatannya sebagai wakil keamanan perumahan Permata Regency, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu pagi (2/4/2016).

Keputusan tersebut menyusul adanya laporan warga yang merasa terganggu dengan kegiatan awak media di sekitar tempat tinggal Mohamad Sanusi.

"Nah itu, semalem saya tanya, keramaian, ngeganggu, pokoknya ngeganggu," katanya.

Mohamad Sanusi merupakan kader partai Gerindra sekaligus Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta yang kini telah terjaring OTT KPK terkait dengan rancangan peraturan daerah yang tengah digarap pemerintah provinsi DKI Jakarta dan DPRD.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menerima suap dari PT Agung Podomoro Land terkait dengan reklamasi pulau sebesar Rp 2 Miliar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas