Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Moeldoko dan Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Radar Gerindra untuk Pilgub Jakarta

Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin masuk dalam radar Gerindra untuk dicalonkan di Pilgub DKI Jakarta.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Y Gustaman
zoom-in Moeldoko dan Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Radar Gerindra untuk Pilgub Jakarta
Tribunnews.com/Valdy Arief
Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Moeldoko. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Moeldoko sah saja membantah mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta, namun mantan Panglima TNI itu masuk radar Gerindra.

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Arief Poyuono, mengakui partainya masih mencari bakal calon terbaik untuk memenangkan Pilgub DKI Jakarta 2017, satu di antaranya Moeldoko.

"Nama Moeldoko dan Sjafrie Sjamsoeddin memang dalam penjaringan dan masuk nominasi kuat akan diusung Partai Gerindra," kata Arief ketika dikonfirmasi di Jakarta (17/4/2016).

Kedua tokoh ini sangat diperlukan untuk memimpin Jakarta dan kemampuan mereka mengurus birokrasi pemerintahan sudah tidak diragukan lagi karena pengalaman mereka di TNI dan pemerintahan.

"Terbukti bahwa tokoh-tokoh yang terpilih sebagai pemimpin di pemerintahan," kata Arief.

Ia menilai pemimpin pemerintahan yang tidak memiliki pengalaman birokrasi terkadang berlebihan dalam kebijakannya dan bahasa Komunikasinya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Terhadap bawahannya cenderung menghilangkan tata krama. Walaupun pemerintahan yang bersih dan handal yang diharapkan masyarakat adalah hal utama," imbuh dia.

Lagi-lagi, Arief menambahkan, mekanisme penentuan tokoh yang akan diusung Gerindra ada di tangan Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto.

Sekadar informasi, Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin pernah menjadi Wakil Menteri Pertahanan Indonesia dari 6 Januari 2010 hingga 20 Oktober 2014.

Sjafrie adalah mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, kedua jabatan itu tetap ia rangkap dari April 2005. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas