Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Motif Tiga Tersangka Pembunuhan Sadis Enno

Motif, Arif sering dikatai jelek atau pahit sama korban. RAI ditolak korban saat mengajak bersetubuh, sedang Imam kesal karena berdekatan berkali-kal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Motif Tiga Tersangka Pembunuhan Sadis Enno
FACEBOOK/DIVISI HUMAS POLRI
Inilah cangkul yang digunakan untuk menghabisi Enno Parihah (18). Peristiwa tragis dan mengenaskan menggugah empati publik. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono menjelaskan motif tiga tersangka dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Enno Farihah (19) yang tewas di sebuah mess PT Polyta Global, Jalan Raya Perancis Pergudangan 8 Dadap, Kosambi, Kota Tangerang.

Ketiga tersangka mempunyai peran yang besar dalam pembunuhan berencana tersebut. Ketiga tersangka yakni RAR alias Arif (24), RAI alias Alim (16), dan IH alias Imam (24).

Walaupun para pelaku tidak saling kenal, namun mereka sudah melakukan perencanaan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban.

Motif pelaku melakukan aksi bejat itu didasari atas sakit hati lantaran korban tak pernah mau didekati ketiga pelaku itu.

Selain itu, korban pun kerap melontarkan kata-kata menyakitkan pada pelaku itu sehingga amarah pelaku semakin bergejolak.

"Motif, Arif sering dikatai jelek atau pahit sama korban. RAI ditolak korban saat mengajak bersetubuh, sedang Imam kesal karena berdekatan berkali-kali tapi tak direspon korban," ucapnya.

Polisi telah menyita sejumlah barang bukti dari hasil olah TKP kasus pembunuhan Enno di Tangerang, seperti pakaian, garpu makan, cangkul, handphone, dan motor milik pelaku.

Rekomendasi Untuk Anda

Polisi pun memiliki bukti kuat kalau ketiga orang tersebut memiliki peran dan motifnya masing-masing saat melakukan pembunuhannya terhadap Enno.

Bintang Pradewo/Warta Kota

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas