Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Serangan Berbau SARA Jadi Makanan Teman Ahok Sehari-hari

Relawan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, Teman Ahok, akui sering di-bully atau d

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Serangan Berbau SARA Jadi Makanan Teman Ahok Sehari-hari
Warta Kota/ALEX SUBAN
Teman Ahok 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Relawan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, Teman Ahok, akui sering di-bully atau diejek di media sosial.

Hal itu diutarakan Tim Digital Teman Ahok, Rancha Belnevan.

Kata dia, tak sedikit pihak-pihak yang menyindir dengan menyangkut keturunan, agama, kebangsaan atau kesukuan dan golongan.

Menurutnya, sindiran itu dilancarkan hampir setiap hari.

"SARA atau fitnah itu, jadi makanan sehari-hari. Teman Ahok semuanya di-bully. Bahkan di media sosial pribadi," ujar Rancha saat talkshow Teman Ahok Fair di Gudang Sarinah, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (29/5/2016).

Pendiri Teman Ahok, Singgih Widyastomo membenarkan, bahwa di akun media sosial pribadinya kerap disindir karena memutuskan untuk mendukung Ahok.

Rekomendasi Untuk Anda

Sindiran itu umumnya mengenai perbedaan agama.

"Kamu kan (agamanya beda) kenapa begini (mendukung Ahok). Itu sering ya. Jadi makanan sehari-hari," imbuh dia.

Namun begitu, Teman Ahok sepakat untuk tidak membalas sindiran itu, dengan kampanye hitam.

Kata Rancha, Teman Ahok ingin memberi contoh berkampanye dengan positif.

"Kita tunjukan aja kalau kita memang berbeda dari orang yang bully itu," imbuh dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas