Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Petugas Bandara Harus Lebih Persuasif, Prosedural dan Santun

Tindakan arogansi oknum petugas Bandara Soekarno-Hatta yang mendapat komplain dari masyarakat menjadi perhatian DPR-RI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Toni Bramantoro

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tindakan arogansi oknum petugas Bandara Soekarno-Hatta yang mendapat komplain dari masyarakat menjadi perhatian DPR-RI.

Pengelola bandara diminta segera membenahi mental petugas seperti itu agar lebih persuasif dan prosedural.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi V DPR, Sukur Nababan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/6/2016) siang.

"Komplain arogansi petugas bandara seperti itu sudah sering dikeluhkan masyarakat. Mental petugas seperti itu harus dibenahi," ungkap Sukur Nababan.

Pernyataan itu dilontarkan Sukur Nababan menyusul keluhan dari seorang penumpang, Samuel, yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat bersama keluarga bertolak ke Bali melalui Terminal 2F, Sabtu (25/6/2016) lalu.

Saat itu, Samuel dan keluarganya melewati X-ray, petugas keamanan melihat benda mencurigakan dalam koper istrinya dan meminta membuka koper tersebut yang hanyalah susu anaknya. Saat pemeriksaan barang, Samuel dikagetkan sikap seorang petugas, dengan inisial BH yang membentak dirinya.

BH yang diketahui sebagai Supervisor di Bandara itu, membentak Samuel dengan ucapan, "Kalau Anda keberatan kami periksa, seluruh barang bawaan kalian akan saya keluarkan dari area bandara."

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, pernyataan tersebut sungguh hal yang tak pantas diucapkan oleh petugas bandara. Apalagi bandara merupakan gerbang internasional untuk masuk dan keluar dari Indonesia.

Sukur juga memperkirakan, keluhan arogansi petugas bandara tak hanya terjadi di Bandara Soetta saja.

"Ini harus dibenahi. Arogansi petugas harus diubah menjadi lebih persuasif, prosedural dan santun kepada calon penumpang," tandasnya.

Kecaman serupa juga telah diungkapkan relawan Arus Bawah Presiden Jokowi melalui Sekjennya, Ronny Talapessy.

Tindak arogan sangat tidak dibenarkan dilakukan oleh siapapun, terlebih oleh petugas keamanan yang notabene harus memberikan kenyamanan warga.

Petugas keamanan di lokasi pelayanan jasa seperti bandara yang merupakan pintu keluar masuk tamu dan warga bangsa ini.

"Arogansi oleh petugas bandara bisa mencoreng citra keramahan bangsa ini," ujar Ronny.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas