Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PDIP dan Gerindra Kompak Tak Akan Dukung Calon Independen

"Ya bagaimana Bu Mega dan Pak Prabowo komunikasinya. Kami serahkan ke DPP masing-masing."

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in PDIP dan Gerindra Kompak Tak Akan Dukung Calon Independen
KOMPAS IMAGES
Prasetio Edi Marsudi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) bersama Partai Gerindra sepakat tidak akan mendukung calon perseorangan pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada DKI Jakarta 2017.

Keputusan ini diambil usai DPD PDI-P DKI Jakarta pada buka puasa bersama DPD Gerindra di Restoran Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (4/7/2016) petang.

"Intinya soal penguatan partai dan kedua kami sepakat tidak mendukung calon perseorangan," kata Sekretaris DPD PDI-P DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Keputusan lainnya, kata Prasetio, DPD PDI-P dan DPD Partai Gerindra menyerahkan kepada pengurus pusat masing-masing partai untuk mengusung figur yang layak memimpin Jakarta.

Baik PDI-P maupun Gerindra telah melakukan penjaringan bakal calon gubernur.

Nantinya keputusan akan diserahkan kepada masing-masing ketua umum.

"Ya bagaimana Bu Mega (Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri) dan Pak Prabowo (Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto) komunikasinya. Kami serahkan ke DPP masing-masing," kata Ketua DPRD DKI Jakarta itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia memastikan bakal calon gubernur yang akan diusung PDI-P dan Gerindra adalah tokoh yang mendaftar melalui partai politik.

Selain itu, tokoh yang diusung harus memiliki etika.

"Karena bukan apa, pemimpin Jakarta kan juga jadi contoh anak-anak kita. Bagaimana bahasa yang baik, kinerja yang baik, semua harus berimbang," kata Prasetio.

Meski demikian keputusan berkoalisi antar dua partai politik ini tetap berada di tangan Megawati serta Prabowo.

Jika berkoalisi, kedua partai politik ini akan mengumpulkan sebanyak 43 kursi di DPRD DKI Jakarta. Sehingga kedua partai itu dapat mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Sedangkan tiga partai politik, yakni Nasdem, Hanura, dan Golkar telah menyatakan dukungan mereka kepada calon petahana Basuki Tjahaja Purnama yang berencana maju melalui jalur perseorangan.

Reporter: Kurnia Sari Aziza

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas