Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Djarot Minta Wartawan Tanyakan Penyidik Bareskrim Terkait Pemeriksaannya

Wakil Gubernur DKI Jakarta irit bicara usai diperiksa Bareskrim atas kasus pembelian lahan seluas 4,6 hektare di Cengkareng.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Djarot Minta Wartawan Tanyakan Penyidik Bareskrim Terkait Pemeriksaannya
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Djarot Saiful Hidayat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat irit bicara usai diperiksa Bareskrim atas kasus pembelian lahan seluas 4,6 hektare di Cengkareng yang diduga ada gratifikasi.

Kepada awak media yang menunggu di lobi Bareskrim, Jumat (22/7/2016), Djarot menyerahkan semua hasil pemeriksaan pada penyidik Bareskrim.

"Saya diperiksa sebagai saksi, pertanyaannya ya tanyakan ke penyidik saja lah. Pertanyaannya berkisar pada proses itu, ada enam atau 10 pertanyaan," kata Djarot di Bareskrim.

Dalam kasus ini ada 20 saksi yang sudah diperiksa, saksi terakhir yang diperiksa yakni Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Kamis (14/7/2016) lalu.

Meski begitu, hingga kini Bareskrim belum menetapkan adanya tersangka di kasus ini. Pasalnya penyidik masih sibuk mengumpulkan informasi soal kerugian negara.

Kasus pembelian lahan tersebut menjadi salah satu poin hasil audit BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) penggunaan anggaran Pemprov DKI tahun 2015.

Rekomendasi Untuk Anda

Lahan dibeli Dinas Perumahan dan Gedung Perkantoran senilai Rp 648 miliar dengan harga Rp 14,1 juta per meter kapada seorang warga Bandung bernama Toety Noezlar Soekarni, yang diduga memalsukan dokumen lahan.

Padahal pemilik tanah tersebut adalah Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPKP) DKI yang notabene sama-sama anak buah Ahok di lapisan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas