Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Modal Utama Ahok Adalah Kepuasan Publik

Keunggulan utama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bukan terletak pada elektabilitas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Modal Utama Ahok Adalah Kepuasan Publik
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memberikan pengarahan kepada jajaran Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di Auditorium Dinas Kesehatan, Jakarta Pusat, Jumat (22/7/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, menilai, keunggulan utama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bukan terletak pada elektabilitas.

Keunggulan Ahok jelang Pilkada DKI Jakarta 2017 terletak pada kepuasan publik.

"Keunggulan utama Ahok bukan elektabilitas. Kalau kita baca semua survei, hampir semua incumbent elektabilitas tinggi," kata Yunarto dilansir Kompas.com di Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Menurut Yunarto, modal utama Ahok adalah tingkat kepuasan publik. Dalam survei Saiful Mujani Research Center (SMRC) kemarin, tingkat kepuasan publik terhadap Ahok mencapai 69 persen.

Di atas kertas, kata Yunarto, jika tingkat kepuasan publik mencapai 70 persen, incumbent dapat dipastikan kembali menang.

Di sisi lain, dinamika politik dalam Pilkada DKI dinilai masih bisa terjadi saat pengerucutan nama calon penantang Ahok jelas.

Sebab, saat ini, partai di luar pendukung Ahok masih meraba dan belum menentukan sikap. Hal itu juga yang menurut Yunarto berdampak pada tingginya elektabilitas Ahok.

Rekomendasi Untuk Anda

"Orang masih lihat Ahok, karena elektabilitas tinggi, incumbent, satu juta KTP, tiga partai sudah didapatkan, PDI-P ingin merapat, artinya efek jawara dan sosok yang ingin maju, masyarakat menilai Ahok," kata Yunarto.

Dalam survei SMRC, elektabilitas Ahok masih menjadi top of mind masyarakat dengan persentase 36,6 persen.

Di posisi kedua ada nama Yusril Ihza Mahendra dengan 2,8 persen, dan di posisi ketiga Sandiaga Uno dengan 2,1 persen.

Kahfi Dirga Cahya/Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas