Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ini Penyebab Zat Sianida Membahayakan Bagi Tubuh

Analisa itu disampaikan Ahli Forensik Rumah Sakit Polri Kramatjati, Slamet Purnomo.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ini Penyebab Zat Sianida Membahayakan Bagi Tubuh
Warta Kota/Alex Suban
Hakim anggota Binsar Gultom melihat barang bukti Es Kopi Vietnam dalam sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (27/7/2016). Dalam persidangan itu majelis hakim juga merekonstruksi suasana saat terjadi peristiwa tewasnya Mirna di Kafe Olivier. (Warta Kota/Alex Suban) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Apabila masuk ke dalam tubuh, zat sianida dapat meracuni darah sehingga darah tak bisa mengirim oksigen ke seluruh sel-sel tubuh termasuk otak, jantung, dan paru-paru.

Analisa itu disampaikan Ahli Forensik Rumah Sakit Polri Kramatjati, Slamet Purnomo.

Dia memberikan keterangan di persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016).

"Sianida itu meracuni darah sehingga darah tidak bisa menyuplai Oksigen ke organ tubuh terutama otak, jantung, dan paru-paru. Oksigen di darah tak bisa diserap organ tubuh," ujar Slamet.

Secara fisiologi darah mengandung hemoglobin mengikat oksigen membawa darah ke seluruh tubuh melepaskan ke sel-sel, setelah itu akan disebarkan.

Menurut dia, keracunan sianida membuat oksigen tidak bisa melepaskan ke sel-sel. Ini karena sianida mengikat oksigen sehingga tidak bisa dipergunakan.

"Itu menyebabkan mati sangat cepat kena serangan organ vital. Gangguan penyerapan ke otak. Orang mengalami kejang dan mengalami sesak napas. Paru-paru dan jantung tidak menjalankan fungsi. Sehingga koma atau tak sadar," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas