Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pendukung Ahok Sangat Berharap Dukungan Partai Islam

Koalisi pendukung Ahok sangat berharap masuknya partai politik Islam. Kekuatan mereka tak bisa dinafikan di Pilgub DKI Jakarta mendatang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Pendukung Ahok Sangat Berharap Dukungan Partai Islam
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menerima kunjunga para peserta pertukaran pelajar Adik Sabang Merauke (ASM) di Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2016). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koalisi pendukung Ahok sangat berharap masuknya partai politik Islam. Kekuatan mereka tak bisa dinafikan di Pilgub DKI Jakarta mendatang.

"Dalam beberapa kali rapat bersama tim koalisi lainnya, baik parpol maupun Teman Ahok, hal itu sudah sering kita diskusikan. Bagaimana caranya agar parpol Islam bisa ikut masuk dalam barisan pendukung Ahok," ujar juru bicara pemenangan Ahok, Miryam S Haryani, melalui pesan singkat, Jumat (19/8/2016).

Masuknya parpol Islam berdampak pada hasil Pilkada DKI 2017. Ia menganggap pilkada sudah selesai karena keberadaan Ahok semakin sulit tertandingi.

Politikus Hanura ini mengatakan usulan tersebut sudah disampaikan kepada Ahok. Tujuannya agar mantan Bupati Belitung Timur mendapat dukungan dari beragam parpol.

"Diakui atau tidak keberadaan parpol Islam sangat signifikan dan mampu menambah kekuatan barisan yang sudah ada," kata anggota Komisi V DPR itu.

Pihaknya masih berdiskusi mengenai siapa yang akan membuka komunikasi dengan parpol Islam. Miryam yakin parpol Islam sangat terbuka terhadap Ahok, karena politik dinamis dan segalanya bakal terjadi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sehingga momentum untuk menarik parpol Islam dalam barisan Ahok masih terbuka lebar. Saya kira tidak ada parpol yang mau absen dalam pilkada di ibu kota karena ini miniatur Indonesia," terang dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas