Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jeritan Hati Suami Mirna: Kami Sekeluarga Sudah Menderita Tapi Masih Difitnah

Suami Mirna mengaku masih menyimpan kesedihan mendalam atas proses persidangan dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
zoom-in Jeritan Hati Suami Mirna: Kami Sekeluarga Sudah Menderita Tapi Masih Difitnah
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/ABDUL QODIR
Suami almarhumah Wayan Mirna Salihin, Arief Soemarko (kanan) dan saudara kembar Mirna, Sandy Salihin (kiri) di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (3/2/2016). Keduanya menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai saksi kasus tewasnya Mirna akibat kopi mengandung racun sianida. TRIBUNNEWS.COM/ABDUL QODIR 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAArief Soemarko, suami alamarhum Wayan Mirna Salihin, mengaku masih menyimpan kesedihan mendalam atas proses persidangan dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat belakangan.

"Kami sekeluarga merasa sangat menderita, ternyata untuk menegakkan keadilan sangatlah susah. Istri saya sudah diambil dari saya, dan tidak berhenti disitu, kami sekeluarga difitnah, dianggap saya membayar Rangga untuk mengambil nyawa istri saya. Tak berhenti disitu pula, penasehat hukum memfitnah ayahnya dengan anggapan ingin mengambil uang asuransinya," kata Arif saat dihubungi Tribunnews.com di Jakarta, Minggu (11/8/2016).

"Sungguh biadab manusia bisa berpikiran seperti itu hanya untuk membebaskan kliennya. Padahal sudah terbukti bersalah di pengadilan," tambahnya.

Arief menuturkan, semua bukti diputar oleh pihak Jessica, lalu menganggap dirinya adalah Tuhan, menyayat hatinya.

"Hanya omongan mereka sajalah yang benar. Publik pun dapat melihat di persidangan semua saksi-saksi di persidangan di intimidasi oleh penasehat hukum, seolah-olah merekalah terdakwanya," katanya.

Menurutnya, dalam persidangan, saksi ahli ditantang seolah-olah mereka adalah ahli segalanya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya rasa jika Tuhan bersaksi disana, mereka pun akan menolak, menganggap Tuhan terlalu memihak ke Mirna," kata Arief.

Arif menegaskan, keluarganya saat ini hanya menuntut keadilan atas kematian istri tercintanya.

"Mirna sewaktu dibunuh tidak berkata apa apa. Ini adalah hal terakhir yang dapat kami lakukan untuk Mirna," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas