Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kesaksian Warga: Jembatan Bergoyang Seperti Layangan Lalu Ambruk

Padahal saat itu Jalan Raya Pasar Minggu juga tengah dipadati kendaraan bermotor.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kesaksian Warga: Jembatan Bergoyang Seperti Layangan Lalu Ambruk
Warta Kota/Adhy Kelana
Petugas mengevakuasi jembatan penyeberangan orang (JPO) yang roboh di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2016). JPO ini roboh akibat hujan deras dan angin kecang, tiga orang meninggal dan satu kendaraan mini bus ringsek dalam insiden ini. Warta Kota/Adhy Kelana 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga sekitar wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menceritakan detik-detik ambruknya jembatan penyeberangan orang (JPO), Sabtu (24/9/2016) sore.

Saat itu, turun hujan lebat disertai angin kencang dan tak lama kemudian terdengar suara bergemuruh jembatan ambruk.

Wahyu (42), salah satu warga yang tengah berteduh di Stasiun Pasar Minggu menjelaskan kuatnya angin membuat JPO terlihat bergoyang seperti layangan.

"Tiba-tiba hujan deras disertai angin kencang. Pembatas jembatan bergoyang-goyang seperti layangan terkena angin. Lalu seketika besi-besi penyangga atap JPO langsung rontok ke sebelah selatan," jelas Wahyu saat ditemui di lokasi.

Padahal saat itu Jalan Raya Pasar Minggu juga tengah dipadati kendaraan bermotor.

Akibatnya sembilan orang langsung dibawa ke Rumah Sakit Siaga Raya, Pasar Minggu, Jakarta Pusat.

Salah seorang petugas Stasiun Pasar Minggu menjelaskan suara gemuruh robohnya jembatan terdengar sangat keras di tengah guyuran hujan lebat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Suaranya menggelegar dan sampai bergetar. Kejadiannya pukul tiga sore lewat," jelasnya.

Selain menimbulkan korban luka, jembatan juga merusak satu buah motor matic dan sebuah mobil minibus.

Saat ini JPO masih berdiri namun tinggal kerangkanya saja.

Rubuhnya atap dan penyangganya disebabkan tidak mampu menahan beban reklame yang ditiup angin kencang.

Dua orang meninggal dunia dalam kejadian dan beberapa di antaranya dirawat di rumah sakit.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas