Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Keanehan Perilaku Ibu Pemutilasi Selama Seminggu Terakhir

Dari pemeriksaan saksi yang merupakan tetangga itu diketahui Aipda DS dan M, menjalani kehidupan suami-istri secara rukun.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ini Keanehan Perilaku Ibu Pemutilasi Selama Seminggu Terakhir
Nursita Sari
Rumah kontrakan MUD (28) yang menjadi tempat bayi berinisial A (1) dimutilasi hingga tewas di Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (2/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat kepolisian telah meminta keterangan sejumlah lima orang saksi terkait pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan M (30) terhadap anaknya A (1).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, mengatakan dari pemeriksaan saksi yang merupakan tetangga itu diketahui Aipda DS dan M, menjalani kehidupan suami-istri secara rukun.

"Saya menanyakan lima saksi yang diperiksa, yang bersangkutan tak pernah berantam, maksudnya biasa biasa. Tetangga itu mengetahui biasa-biasa," ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/10/2016).

Meskipun kehidupan rumah tangga berjalan langgeng, namun Aipda DS, mengaku kepada aparat kepolisian ada tiga keanehan yang dilihat dari istri selama satu minggu terakhir. Atas hal itu, aparat kepolisian, masih melakukan penyidikan.

"Ada tiga (keanehan,-red) tadi, yang pertama suka pendiam, suka ketakutan sendiri, yang ketiga bahkan nakut-nakutin suaminya 'kamu nggak takut sama saya ya?' seperti melotot-lotot gitu. Ini akan kami dalami," kata dia.

Sejauh ini, aparat kepolisian belum dapat meminta keterangan mendalam Aipda DS. Ini karena personil Provost Bid Propam Polda Metro Jaya itu masih kondisi berkabung.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami melihat kondisi psikologis  suaminya. Suaminya masih menumpang sama Kapolsek Tanjung Duren, rumahnya di Perumahan Aspal Pondok Karya situ masih numpang juga. Karena untuk TKP juga masih di police line," tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas