Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rano Karno Imbau Tingkatkan Kewaspadaan Sikapi Aksi Penyerangan Polisi di Cikokol

Gubernur Banten Rano Karno mengatakan pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan setelah ternjadinya penyerangan terhadap anggota polisi di Cikokol.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rano Karno Imbau Tingkatkan Kewaspadaan Sikapi Aksi Penyerangan Polisi di Cikokol
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gubernur Banten, Rano Karno. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Banten Rano Karno mengatakan pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan setelah ternjadinya penyerangan terhadap anggota polisi di Cikokol, Tangerang, Banten.

"Kita tingkatkan kewaspadaan," ujar Rano Karno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Rano Karno mengimbau kepada masyarakat untuk waspada.

Ia berharap kejadian tersebut tidak membuat nasyarakat trauma atau phobia.

"Ini jangan jadi trauma atau jadi phobia. Dimana-mana mungkin saja terjadi. Tapi kita waspada saja lah ya," kata Rano Karno.

Terkait kemungkinan pria yang berinisal SA menjadi simpatisan kelompok radikal, Rano Karno mengaku dirinya belum mendapatkan laporan secara utuh terkait kejadian penyerangan itu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya belum mendapat laporan utuh. Tapi baru mendengar saja dari media dan radio," tutur Rano Karno.

Untuk diketahui, peristiwa bermula, Kamis (2/10/2016), sekitar pukul 07.10 WIB.

SA menyerang tiga polisi secara brutal menggunakan golok dan sumbu yang mirip bahan peledak.

‎Berdasarkan kartu identitasnya, SA merupakan seorang pengangguran yang tinggal di Lebak Wangi RT 04 RW 03, Kelurahan Sepatan, Tangerang.

Usai menyerang, SA dilumpuhkan aparat kepolisian dengan tiga tembakan yang mengenai kedua pahanya.

Saat ini SA sudah mendapat perawatan di RS Kramatjati.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku berupa sebuah senjata tajam (sajam) jenis pisau, sebuah sajam jenis badik, sebuah sarung sajam jenis badik.

Dua buah benda yang diduga bom pipa yang terletak di pinggir jalan dan pinggir kali, satu tas warna hitam, satu buah sorban putih, dan 1 buah sticker yang menempel di Pos Lalu Lintas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas