Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal Demo 4 November, Fadli Zon Merilis Puisi Terbaru

Dalam puisi tersebut, Fadli mencoba menceritakan bagaimana ribuan orang turun ke jalan untuk menuntut keadilan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Soal Demo 4 November, Fadli Zon Merilis Puisi Terbaru
Capture Youtube
Wakil Ketua DPR dari fraksi Gerindra, Fadli Zon, menyatakan keterlibatannya dalam Unjuk Rasa 4 November murni keinginannya sebagai wakil rakyat dan bukan karena ditunggangi kepentingan politik. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon kembali merilis puisi terbarunya, Selasa (8/11/2016). Puisi terbaru Fadli Zon diberi judul 'Tak Pernah Terbayang'.

‎Dalam puisi tersebut, Fadli mencoba menceritakan bagaimana ribuan orang turun ke jalan untuk menuntut keadilan. Dalam puisinya, Fadli menceritakan bagaimana ribuan turun ke jalan menuntut keyakinan.

"tak pernah terbayang
jutaan umat berbaju putih berwajah bersih
memenuhi mushola, masjid dan lapangan
berbekal samudera keikhlasan
saling berbagi penuh persaudaraan
menggalang jaringan kekuatan
semua sepakat membela keyakinan," bunyi Fadli Zon.

Berikut isi puisi lengkap Fadli Zon:

TAK PERNAH TERBAYANG

tak pernah terbayang
jutaan rakyat berbaris datang
dari gang sempit, kampung, komplek perumahan
dari apartemen, blok petakan sampai lokasi gusuran
semua sepakat menuntut keadilan

Rekomendasi Untuk Anda

tak pernah terbayang
jutaan umat berbaju putih berwajah bersih
memenuhi mushola, masjid dan lapangan
berbekal samudera keikhlasan
saling berbagi penuh persaudaraan
menggalang jaringan kekuatan
semua sepakat membela keyakinan

tak pernah terbayang
para ulama, habaib dan kyai turun ke jalan
bersorban keberanian
semangat membalut perjuangan
shalawat sepanjang perjalanan
semua sepakat mendudukkan kebenaran

hukum telah diinjak-injak penguasa
aparat belepotan lindungi sang penista
media komprador siarkan dusta
fitnah berceceran di dunia maya
tuan rumah Istana pergi entah kemana

tak pernah terbayang
jutaan manusia teriak lantang
takbir menguasai gelanggang
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar!
dan lagu Indonesia Raya berkumandang
Bangunlah jiwanya bangunlah badannya
demonstan mengacungkan kepalan tangan
tak peduli lagi segala ancaman
semua sepakat menuntut keadilan

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas