Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub DKI Jakarta

Hentikan Proyek Reklamasi Jadi Janji Kerja Anies-Sandi Jika Terpilih

"Menghentikan Reklamasi Teluk Jakarta untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan hidup serta perlindungan terhadap nelayan, masyarakat pesisir,"

Hentikan Proyek Reklamasi Jadi Janji Kerja Anies-Sandi Jika Terpilih
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Pasangan Calon Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan Calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) telah merumuskan 23 janji kerja apabila terpilih dalam Pilkada DKI 2017.

Satu dari 23 program tersebut yakni penghentian proyek reklamsi.

Poin ke enam dari 23 janji kerja tersebut berbunyi:

"Menghentikan Reklamasi Teluk Jakarta untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan hidup serta perlindungan terhadap nelayan, masyarakat pesisir dan segenap warga Jakarta".

Anies Baswedan sendiri ketika ditanyakan hal tersebut mengatakan jika keberlanjutan proyek reklamsi bergantung pada hasil kajian yang dilakukan Bapennas.

Namun, calon wakil gubernur sandiaga Uno mengatakan jika proyek reklami harus dihentikan apabila tidak berpihak kepada rakyat.

"Selama reklamasi itu diusung dengan keterbukaan berdasarkan keadilan dan ternyata tidak berpihak pada rakyat kecil, ya saya berani (menghentikan)," ujar Sandiaga di Kelapa Gading Timur, Jakarta, Rabu (9/11/2026).

Ketika ditanyakan apakah berani menghentikan ‎proyek tersebut, karena selama ini banyak pejabat lengser akibat menolak proyek tersebut, Sandiaga mengaku tidak takut.

Selama ini, ia mengaku telah melakukan banyak hal yang memerlukan keberanian.

"Apa yang saya lakukan melawan petahana yang sangat rockstar saya lakukan. Berani bernegosiasi dengan pak Prabowo sudah saya lakukan."

"Termasuk membawa pak Anies, orang bilang saya tidak berani, dan buktinya saya berani," tutur Sandiaga.

Terpenting menurut mantan ketua Hipmi tersebut proyek reklamasi tersebut harus dikaji apakah berpihak kepada rakayat atau tidak.
Apabila tidak, proyek tersebut pantas untuk dihentikan.

"Kalau misalnya berdasarkan hasil kajian pemerintah menyatakan ini tidak berpihak pada rakayat maka kita harus berani mengambil tindakan itu (menghentikan)," kata Sandiaga.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas