Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sekjen HMI Tolak Keluar dari Tahanan Polda Metro Sebelum Kawannya Juga Dibebaskan

HMI masih akan melakukan pendampingan karena masih ada beberapa aktivis mereka yang diperiksa di Polda Metro.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Sekjen HMI Tolak Keluar dari Tahanan Polda Metro Sebelum Kawannya Juga Dibebaskan
Repro/Kompas TV
Suasana Kantor Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) di Guntur, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2016) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tidak menahan Sekretaris Jenderal HMI, Amijaya Halim meski dia berstatus tersangka di aksi demo yang berujung ricuh pada Jumat (4/11/2016) kemarin.

Ketua Tim Kuasa Hukum HMI, Muhammad Syukur Mandar membenarkan Amijaya Halim tidak ditahan.

Namun empat tersangka lainnya yaitu Ismail Ibrahim, Rahmat Muni, Romadon Reubun, dan Muhammad Rizki‎ Berkat tetap ditahan.

Mereka, kelima tersangka ini ‎dijerat dengan Pasal 212 juncto Pasal 214 KUHP, ancaman diatas lima tahun penjara.

Kanit IV Subdit Kamneg Direskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Armayni enggan membeberkan alasan Amijaya tidak ditahan.

"‎Sampai saat ini baru saudara Sekjen yang tidak ditahan. Tapi saudara Sekjen memilih tidak keluar sebelum empat lainnya dilepaskan juga," ungkap Muhammad Syukur Mandar, Rabu (9/11/2016).

Rekomendasi Untuk Anda

Muhammad Syukur Mandar menambahkan ‎siang ini pihaknya masih akan melakukan pendampingan karena masih ada beberapa aktivis mereka yang diperiksa di Polda Metro.

"Saya masih akan melakukan pendampingan dan pendalaman. Saya masih bingung apa yang menjadi dasar penetapan tersangka. Ini yang kami tidak terima," tegasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas