Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dihadang Sekelompok Orang di Ciracas, Ahok Cuek

Di lapangan seluas 500 meter persegi itu, dari sisi sebelah kanan, sekelompok warga sudah menyerukan penolakan terhadap kedatangan Ahok.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Dihadang Sekelompok Orang di Ciracas, Ahok Cuek
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat blusukan ke Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kampanye calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2016), kembali akan dihadang sekelompok orang.

Namun, penghadangan tidak terjadi saat Ahok turun dari mobilnya.

Setelah menyusuri gang sepanjang 200 meter, Ahok tiba di sebuah lapangan.

Di lapangan seluas 500 meter persegi itu, dari sisi sebelah kanan, sekelompok warga sudah menyerukan penolakan terhadap kedatangan Ahok.

Mereka juga membawa spanduk berisi pesan penolakan terhadap Ahok.

Sekelompok orang itu kemudian berlari mengejar rombongan Ahok.

Jarak mereka dengan Ahok dan rombongan sekitar 250 meter.

Rekomendasi Untuk Anda

Mereka berlari kencang mendekati lokasi kampanye Ahok.

Anggota kepolisian dengan sigap menghadang mereka.

Polisi meminta mereka untuk tidak mengganggu kampanye Ahok.

"Bapak ini berpihak ke mana?" teriak orang-orang itu ke arah polisi.

Mereka menolak kedatangan Ahok karena dugaan penistaan agama.

"Istigfar, Pak," kata salah seorang polisi menenangkan orang-orang itu.

Sementara itu, di lokasi lain, Ahok masih meladeni permintaan warga untuk berfoto bersama.

Warga setempat antusias bersalaman dan berfoto bersama Ahok.

Kegiatan kampanye Ahok sudah beberapa kali dihadang atau ditolak orang di sejumlah lokasi di Jakarta.

Kampanye pasangan Ahok, yaitu Djarot Saiful Hidayat, juga diliputi hal serupa.

Namun, warga setempat umumnya mengatakan bahwa mereka tidak mengenal orang-orang yang menolak kedatangan Ahok dan Djarot itu.(Kurnia Sari Aziza)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas