Dianiaya Pacar Ibu, Balita Tewas di Dalam Lemari
Malang nian nasib Adnan Alghazali. Balita berusia 2 tahun ini meregang nyawa di tangan pacar ibunya sendiri.
Editor:
Sanusi
Bocah Adnan dianiaya oleh pacar ibunya hingga meninggal dunia. Tragisnya, sang bocah sama sekali tidak menangis saat dianiaya.
"Saking sakitnya anaknya ini tak menangis saat dianiaya pelaku," ujar Ayi.
Tersangka melakukan aksi bejatnya itu sekitar pukul 15.00 WIB. Tak ada jerit tangis yang dirasakan korban ketika dipukuli pelaku.
"Para tetangga pelaku juga enggak tahu, kalau tersangka memukuli bocah ini," ucapnya.
Ada 6 saksi diperiksa terkait kasus tersebut. Para saksi di antaranya ibu korban, kakek korban, tante korban, dan tenaga medis.
"Awalnya kami mendapatkan laporan dari Reskrim Ciledug, kalau ada anak kecil yang mengalami penganiayaan. Soalnya setelah dianiaya korban dibawa ke RS Sari Asih Ciledug," kata Ayi.
Polisi pun melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Saksi - saksi diperiksa dan jasad korban divisum.
"Ada barang bukti hasil visum luka terhadap tubuh korban. Sekujur tubuhnya membiru akibat dipukuli pelaku," paparnya.