Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Tangkap Lima Perusak dan Penganiaya Social Kitchen di Solo

Ada lima orang yang diamankan dini hari tadi, mereka pelaku ‎perusakan dan penganiayaan di Social Kitchen

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Polisi Tangkap Lima Perusak dan Penganiaya Social Kitchen di Solo
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Rikwanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Para pelaku perusakan dan penganiayaan di tempat hiburan malam, Social Kitchen di Solo pada Minggu (18/12/2016) pukul 01.45 WIB akhirnya diproses hukum.

Pasca aksi sweeping yang dilakukan sekelompok massa, diduga dari Laskar Umat Islam Solo (LUIS), Polri melakukan penangkapan pada lima orang.

Karo Penmas Mabes Polri, Kombes Rikwanto membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Reskrimum Polda Jateng dan Reskrim Polres Surakarta.

"Ada lima orang yang diamankan dini hari tadi, mereka pelaku ‎perusakan dan penganiayaan di Social Kitchen," ucap Rikwanto, Selasa (20/12/2016) di Mabes Polri.

Lima orang yang ditangkap itu yakni :

1. Edi lukito ( ketua LUIS) ditangkap pukul 00.20 WIB di Kelurahan Sumber.
2. Joko sutarto (Advocad LUIS) ditangkap pukul 02.10 WiB di rumahnya, Kusumodilagan, Pasarkliwon, Surakarta.
3. Endro Sudarsono (Humas LUIS) ditangkap pada pukul 02.00 WIV di rumahnya, Ngruki Cemani,Grogol, Surakarta.
4. Yusuf Suparno (Sekretaris LUIS) ditangkap pada pukul 02.30 WIB di rumahnya, Pringgolayan, Serengan, Surakarta.
5. Salman Alfasisi (*pelatih idhad luis) di tangkap pukul 05.46 WIB.

"Lima orang yang diamankan ini langsung dibawa ke Polda Jateng untuk pemeriksaan intensif," kata Rikwanto.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk diketahui, menurut informasi yang beredar di Solo, terjadi aksi sweeping yang dilakukan oleh LUIS di Social Kitchen pada Minggu pukul 01.45-02.35 WIB.

Sekitar 90 orang mengendarai 45 sepeda motor datang ke Social Kitchen saat restoran itu ramai oleh pengunjung sekitar 150 orang yang tengah menikmati alunan musik dan minuman beralkohol.

Ada juga yang mengatakan massa datang membawa pentungan dan memasang pamflet hingga mengakibatkan adanya kerusakan pada Social Kitchen.

Saat dikonfirmasi soal aksi itu, pejabat humas LUIS, Endro Suharsono membenarkan LUIS menyambangi Social kitchen namun bukan dalam aksi sweeping.

Endro mengatakan anggota LUIS datang untuk menyodorkan surat permohonan penutupan Social Kitchen karena dugaan penyalahgunaan izin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas