Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jimly Tanya Keterkaitan ACTA Terhadap Pasangan Calon Dalam Pilkada DKI

Mendengar pertanyaan tersebut pembina ACTA Habiburokhman, Ketua ACTA Krist Ibnu dan anggota ACTA Novel Bamukmin menjawab tidak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Jimly Tanya Keterkaitan ACTA Terhadap Pasangan Calon Dalam Pilkada DKI
Tribunnews.com/ Nurmulia Rekso Purnomo
Sidang Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu (DKPP) Atas laporan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), terhadap Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta, Muhammad Jufri, di kantor DKPP, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DKPP sempat mempertanyakan keberadaan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).

Hal itu sempat ditanyakan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie saat memimpin persidangan.

"(ACTA) tidak terkait pasangan calon?" tanyanya kepada pimpinan dan anggota ACTA yang hadir dalam persidangan sebagai pelapor, di ruang sidang DKPP, Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).

Mendengar pertanyaan tersebut pembina ACTA Habiburokhman, Ketua ACTA Krist Ibnu dan anggota ACTA Novel Bamukmin menjawab tidak.

Jimly Asshiddiqie kemudian kembali melontarkan pertanyaan.

"Apakah benar?" tanya Jimly.

Rekomendasi Untuk Anda

Seorangu anggota ACTA pen menjawab.

"iya benar," ucapnya.

Kemudian Ketua DKPP bertanya apakah semua orang yang terdaftar di ACTA adalah advokat dan hal itu dibenarkan anggota ACTA yang hadir.

Kemudian sidang dilanjutkan dengan pemberian wejangan ketua majelis sidang kepada penyelenggara pemilu yang hadir.

Diantaranya adalah Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Muhammad Jufri.

Jimly Asshiddiqie mengingatkan bahwa penyelenggara harus netral.

"Jadi intinya penyelenggara harus netral, layani tiga-tiganya, kalau ada kelompok yang mengatasnamakan bukan avilliasi dari tiga calon, ya bagus."

"Tapi tetap profesional saja, sebab kadang-kadang ngakunya tidak ada kaitannya, ujung-ujungnya ada juga," kata Jimly.

Jimly menegaskan siapa pun yang melapor Bawaslu harus memberikan pelayanan terbaik.

"Jadi intinya layani dengan baik dan kemudian kita tetap imparsiap, siapa saja yang menang, itu lah yang dikhenedaki rakyat," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas