Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Kendala Identifikasi Korban KM Zahro Express

Semua data antemortem tetap diambil RS Polri guna semakin memastikan proses identifikasi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Ini Kendala Identifikasi Korban KM Zahro Express
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Wakil Kepala Rumah Sakit (Wakarumkit) RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur Komisaris Besar Musyafak 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – ‎Wakil Kepala RS Polri Sukanto, Kombes Pol Musyafak mengatakan dari total 20 jenazah korban Zahro Express yang tersisa, 17 di antaranya berjenis kelamin laki-laki.

Menurutnya, kesulitan dalam proses identifikasi yang dilakukan terhadap korban.

"Kendala dalam proses identifikasi karena kondisi korban hangus 100 persen. Sehingga secara fisik atau visual tidak bisa dilihat sama sekali," katai Musyafak kepada wartawan di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/1/2017).

Musyafak menjelaskan, ‎saat ini sudah ada 31 data antermortem yang diserahkan oleh pihak keluarga dari 17 jenazah korban. Menurutnya, semua data antemortem tetap diambil RS Polri guna semakin memastikan proses identifikasi.

"Kita data semuanya, memang ada 31 yang lapor dari 17 korban, tapi kita tetap data," katanya.

Dirinya menjelaskan, saat ini pihak RS Polri tengah melakukan proses identifikasi dengan menggunakan proses pengambilan data postmortem dan antemortem. Diharapkan, penyerahan data antemortem cepat dilakukan oleh keluarga‎ korban.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan begitu, proses penyerahan jenazah kepada keluarga juga cepat dilakukan.

"Proses berapa lama tergantung penyerahan data dari pihak keluarga," kata Musyafak.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas