Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

'Kalau Bapak Dihukum, Kita Tidak ada Guna Tinggal di Negara Ini'

Keluarga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kecewa. Terkait kasus dugaan penodaan agama yang menjerat Ahok.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 'Kalau Bapak Dihukum, Kita Tidak ada Guna Tinggal di Negara Ini'
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Ahok 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Keluarga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kecewa. Terkait kasus dugaan penodaan agama yang menjerat Ahok.

Ahok mengutarakanmya saat menjadi pembicara bedah buku berjudul "A Man Called Ahok" karya Rudi Kurawa, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (20/1),

Saat ditetapkan sebagai tersangka, istrinya, Veronica Tan kecewa. Veronica berpandangan, Ahok tak mungkin menistakan agama.

"Tentu waktu jadi tersangka, istri dan anak saya kecewa, karena mereka tahu saya tidak mungkin nistakan agama," ujar Ahok.

Meski Veronica tak mengutarakan kekecewaannya secara langsung, ucap Ahok, hal itu bisa dilihat dari sikap. Apalagi, dia mendengar percakapan antara anak sulung, Nicholas Sean Purnama, dan anak bungsunya, Duad Albeenner tentang kondisi dirinya tersebut.

"Kalau bapak dihukum, kita tidak ada guna tinggal di negara ini. Itu mereka bilang, ngomong antar anak saja, kalau di depan saya tidak bilang," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ahok melihat sikap istrinya, Veronica Tan dengan kasus yang dialaminya itu. Ahok mengatakan, istrinya tidak marah, tetapi dia tahu Veronica begitu geram dengan keadaan tetsebut.

"Ibu saya juga percaya begini, kami percaya kalau kita niatnya baik, orang mau fitnah kami, dia boleh merancang-rancang jahat, tapi kami percaya ada Tuhan mengubah kebaikan kita semua. Itu yang selalu saya yakini dari cerita-cerita nabi," ucap Ahok.

Ahok mengatakan, serentetan peristiwa yang dialaminya ini dipercayainya sudah ditulis dalam kitab takdirnya.

Dia menyebutkan bahwa hak tersebut tidak bisa dipilih sehingga diyakininua selama niat baik yang dikedepankan, tidak perlu khawatir lagi.

"Saya kan jadi showcase. Suatu hari saya yakin orang akan lihat kok kalau saya tidak salah. Kalau sidang 12 jam anggap saja kuliah, saya ikhlas dan terima. Kalau tidak ikhlas saya bisa sakit, apalagi tolietnya jorok. Nikmati saja, syukuri, dengarkan (persidangan). Saya di rumah biasa-biasa saja," tutup Ahok.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas