Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Djarot Dikritik Warga Tidak Sopan Berbicara Saat Debat

Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dikritik warga karena dianggap tidak sopan berbicara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Djarot Dikritik Warga Tidak Sopan Berbicara Saat Debat
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Jalan Damai Raya, Cipete Utara, Jakarta Selatan, Minggu (22/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dikritik warga karena dianggap tidak sopan berbicara.

Ucapan Djarot saat debat kandidat perdana yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dianggap warga tidak sopan.

Kritik tersebut didapat Djarot saat dia menyambangi warga di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Warga merasa tersinggung dengan penjelasan Djarot mengenai Kartu Jakarta Pintar.

Djarot mengatakan, sebelum ada Kartu Jakarta Pintar, banyak warga yang mendatangi kantor pegadaian.

Hal itu dilakukan, karena tak sanggup membayar iuran pendidikan anaknya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pak, waktu debat, Bapak ngomong, saya tersinggung," cerita Djarot di Jalan Damai Raya, Cipete Utara, Jakarta Selatan, Minggu (22/1/2017), meniru ucapan warga.

"Saya dikritik tidak sopan," lanjut Djarot.

Djarot mengaku berkaca dari kedua orangtuanya yang kerap datang menggadaikan barang-barang ke pegadaian.

Terutama, saat berganti tahun ajaran baru.

"Untuk menggadaikan barang-barang berharga. Biasanya emas, sepeda. Kalau punya duit lagi ditebus. Zaman dulu enggak ada KJP," ucap Djarot.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas