Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahok: Banyak Orang Menuduh Kami Tidak Bela Orang Miskin

"Kami berpikir bagaimana mendapatkan kontribusi tambahan untuk membantu nelayan. Tugas kami mengadministrasi keadilan sosial,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Ahok: Banyak Orang Menuduh Kami Tidak Bela Orang Miskin
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

Laporan Waratwan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui adanya tuduhan tidak pro terhadap rakyat miskin.

Hal itu terkait proyek reklamasi Teluk Jakarta.

"Banyak orang menuduh kami tidak membela yang miskin, nelayan," kata Ahok dalam debat Cagub-Cawagub DKI Jakarta, Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (27/1/2017).

Baca: Pendukung Agus-Sylvi di Wisma Proklamasi: Ahok-Djarot Disoraki, Anies Baswedan Disebut Pak Dosen

Ahok mengingatkan proyek reklamasi dirancang sejak era Soeharto pada tahun 1990.

Ia mengatakan izin reklamasi tidak dapat dibatalkan.

"Kami berpikir bagaimana mendapatkan kontribusi tambahan untuk membantu nelayan. Tugas kami mengadministrasi keadilan sosial," kata Ahok.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Sylviana Murni Sindir Ahok Tak Akur Dengan DPRD

Ahok menuturkan banyak pihak tidak mengerti pulau yang direklamasi 100 persen sertifikat atas nama Pemprov DKI.

Lalu, lahan yang dijual 5 persen yang memiliki DKI Jakarta.

Baca: Ramadhan Pohan: Mpok Sylvi Belum Ngomong, Ahok-Djarot Sudah Grogi

Kemudian 15 persen NJOP setiap tahun.

"Ini membangun infrastruktur DKI, kalau 10 tahun membangun mereka berkontribusi Rp 128 triliun hitungan perkiraan saat ini, nantinya tanggul selesai, rusun nelayan selesai, tempat pelelangan ikan selesai," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas