Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sidang Perdana Kasus Kematian Gabriella, Molor Hingga Dua Jam

Dari agenda yang dijadwalkan pukul 10.00, justru molor hingga pukul 12.00 belum ada tanda-tanda dimulainya persidangan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Yurike Budiman
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sidang Perdana Kasus Kematian Gabriella, Molor Hingga Dua Jam
Istimewa
Gabriella Sheryl Howard 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yurike Budiman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang perdana kasus kematian Gabriella Sheryl Howard (8), siswa Global Sevilla School, Kembangan, Jakarta Barat, yang tewas tenggelam di kolam renang sekolahnya pada 17 September 2015 lalu, rencananya akan digelar hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (30/1/2017).

Pantauan Tribunnews.com, dari agenda yang dijadwalkan pukul 10.00, justru molor hingga pukul 12.00 belum ada tanda-tanda dimulainya persidangan.

Ayah Gaby (panggilan Gabriella), Asip (46) mengaku mendapat informasi secara mendadak pada Jumat (27/1/2017) lalu tentang jadwal persidangan tersebut.

"Baru dikasih tahu hari Jumat, kami ada jadwal sidang Senin pagi jam 10, di ruang sidang 8," kata Asip di Pengadilan Negeri Jakarta Barat saat ditemui Tribunnews.com, Senin (30/1/2017).

Mendengar hal itu, ia bersyukur kasus kematian anaknya berakhir di persidangan setelah berupaya melaporkan ke polisi, yang ditindaklanjuti dengan pembongkaran makam Gaby pada Kamis, 14 April 2016.

Meski berat, namun mereka harus merelakan jenazah Gaby diotopsi secara menyeluruh sebagai syarat agar kasus ini bisa dibawa ke pengadilan.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu orangtua Gaby juga menjalani tahap birokrasi di Kejaksaan, Dinas Pendidikan, dan Komnas Perlindungan Anak selama 17 bulan belakangan.

"Puji Tuhan, perjuangan selama 17 bulan ini berujung di pengadilan. Sempat berbelit-belit. Kami tak mau (Gabriella) diotopsi awalnya, namun karena berulang-ulang berkas kasusnya dikembalikan Jaksa, kami rela kuburan itu dibongkar setelah tujuh bulan dimakamkan," papar Asip.

Seperti diketahui, Gabriella tewas tenggelam saat pelajaran renang wajib di kolam renang sekolahnya 17 September 2015 lalu tanpa adanya pengawasan dari pihak sekolah.

Gaby sempat dibawa ke klinik sekolah sebelum dibawa ke Rumah Sakit Puri Indah, Jakarta Barat. Namun, nyawa Gaby tak bisa diselamatkan.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas