Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Djarot Akan Kunjungi Rivalnya Untuk Minta Doa Restu Jika Menang Satu Putaran

"Kalau satu putaran InsyaAllah bisa tercapai ya, kami akan mengunjungi paslon yang lain untuk minta doa restu, bahwa kita itu bersaudara,"

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Djarot Akan Kunjungi Rivalnya Untuk Minta Doa Restu Jika Menang Satu Putaran
Tribunnews.com/ Fitri Wulandari
Calon wakil gubernur DKI Jakarta petahana Djarot Saiful Hidayat saat menyapa warga dalam blusukannya di Jalan Pelita, Jati Pulo, Jakarta Barat, Selasa (31/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat membeberkan hal pertama yang akan ia lakukan bersama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jika menang Pilkada DKI satu putaran.

Dikatakannya, Ahok-Djarot akan minta doa restu dari pasangan calon lainnya jika menang satu putaran.

"Kalau satu putaran InsyaAllah bisa tercapai ya, kami akan mengunjungi paslon yang lain untuk minta doa restu, bahwa kita itu bersaudara," ujar Djarot di Jalan Semangka II, Jati Pulo, Jakarta Barat, Selasa (31/1/2017).

Karena itu, Djarot mengajak pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk membiarkan warga memilih siapa calon yang memiliki program yang nyata.

Baca: Tim Anies-Sandi Polisikan Haris Pertama Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Anies Baswedan

"Maka berikanlah betul hak penuh kepada warga untuk memilih, tentu saja karena paslon 1 dan paslon 3 itu juga teman saya saudara saya juga," jelas Djarot.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, persaingan antar kandidat paslon memang diperbolehkan.

Namun, pilihan akhir ada pada rakyat.

Keputusan rakyat, kata politikus PDIP itu, merupakan hakim yang akan memutuskan siapa paslon yang berhak memimpin ibukota lima tahun ke depan.

"Bersaing boleh gitu ya, tapi ketika sudah ada keputusan dari rakyat, ya hakimnya itu warga, hakimnya itu rakyat," kata Djarot.

Lebih lanjut ia menegaskan, bila nanti hasil akhir sudah diketahui, siapa pun pasangan calon yang kalah harus berlapang dada.

"Kalau udah ada keputusan, mari kita terima dengan lapang dada," kata Djarot.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas