Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ketika Agus Yudhoyono Terima Keluhan Soal Bobroknya Pendidikan Islam di Jakarta

Dalam pertemuan tersebut beberapa kader mengeluhkan mulai melemahnya pendidikan berbasis agama Islam di Jakarta.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Ketika Agus Yudhoyono Terima Keluhan Soal Bobroknya Pendidikan Islam di Jakarta
Tribunnews.com/ Rizal Bomantama
Agus Harimurti dan Sylviana Murni menghadiri pertemuan PW Aisyiyah Jakarta, Jalan Tebet Timur Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Agus Harimurti Yudhoyono melanjutkan agenda kampanye dengan menghadiri pertemuan di Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017) siang.

Ditemani Sylviana Murni, keduanya disambut langsung Ketua PW Aisyiyah Jakarta, Maesaroh Ali.

Dalam pertemuan tersebut beberapa kader mengeluhkan mulai melemahnya pendidikan berbasis agama Islam di Jakarta.

Baca: Kampanye Anies Baswedan di Rorotan Dimeriahkan Musik Dangdut

"Ibu-ibu di sini galau melihat pendidikan agama Islam di Jakarta mulai porak poranda akhir-akhir ini, syiar Islam mulai hilang, pendidikan PAUD di rumah susun tidak berbasis agama Islam," ujar Maesaroh Ali.

Agus Yudhoyono pen menjawab kegundahan warga tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Tim Anies-Sandi Polisikan Haris Pertama Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Anies Baswedan

Dikatakan dia, fakta 50 persen warga Jakarta yang merupakan perempuan sehingga dirinya yakin memilih Sylviana Murni sebagai calon wakil gubernur DKI.

"Karena itu kami berdua berkomitmen menjadikan Jakarta aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan," kata Agus Yudhoyono.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono tersebut menganggap dengan memajukan perempuan berarti akan memajukan Jakarta.

Baca: Djarot Akan Kunjungi Rivalnya Untuk Minta Doa Restu Jika Menang Satu Putaran

"Orang bilang mencerdaskan pria hanya untuk dirinya sendiri. Tapi kalau perempuan ia akan mencerdaskan anaknya, mendorong anaknya untuk memiliki karakter untuk membela bangsa dan negara," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas