Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Agus Yudhoyono Terima Dukungan dari FKPPI dan KBP3

Agus Harimurti Yudhoyono menerima dukungan dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri (FKPPI) dan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBP3

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Agus Yudhoyono Terima Dukungan dari FKPPI dan KBP3
Tribunnews.com/ Rizal Bomantama
Agus Yudhoyono menerima deklarasi dari BASIS yang terdiri dari kader FKPPI, KBP3, dan lain sebagainya di Gedung Joeang 45, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Agus Harimurti Yudhoyono menerima dukungan dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI Polri (FKPPI) dan Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBP3).

Deklarasi dukungan berlangsung di Gedung Joeang 45, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2017).

Kader FKPPI, KBP3, dan beberapa komunitas lainnya bergabung dalam Barisan Agus-Sylvi (BASIS).

Baca: Agus Yudhoyono Sebut Ada Beberapa Hasil Survei yang Merupakan Pesanan

Hadir pula dalam acara tersebut Ketua Tim Pemenangan Agus-Sylvi Nachrowi Ramli dan Dewan Penasehat BASIS Chaedar Santoso.

Usai menyanyikan lagu Indonesia Raya, ratusan kader yang hadir membacakan deklarasi dukungan kepada Agus Yudhoyono - Sylviana Murni yang dipimpin koordinator BASIS, Bambang Dirgantoro.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Kampanye di Matraman, Anies Lantik Relawan Untuk Gencarkan Kampanye Jelang Pemungutan Suara

Agus Yudhoyono pun memberikan sambutan usai deklarasi tersebut.

Menurutnya dukungan tersebut sangat berharga bagi dirinya dan Sylviana Murni.

"Kita sebagai putra putri dan veteran TNI dan Polri tentu pernah memiliki momen yang sama, pindah dari satu komplek ke komplek lain, dari satu tangsi ke tangsi lain," ujar Agus Yudhoyono.

Baca: Ketika Agus Yudhoyono Layani Permintaan Foto Bersama Anak-anak Saat Kampanye di Kelurahan Kenari

Agus Yudhoyono pun menyatakan dirinya keluar dari TNI kemudian maju dalam Pilkada DKI Jakarta nerupakan keputusan paling sulit yang pernah dihadapinya.

Namun, ia berjanji akan membawa nilai-nilai baik yang akan diimplementasikan jika menjadi gubernur Jakarta.

"TNI dan Polri terbiasa tidak boleh lengah. Itu nilai yang akan saya bawa di Pilkada Jakarta, untuk tidak lengah terus melayani masyarakat," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas