Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ketika Tendangan Keras Agus Yudhoyono Mampu Jebol Gawang

"Jangan salah pilih, kalau salah sengsaranya lima tahun. Jakarta ke depan harus dipimpin gubernur yang mencintai rakyatnya dan tidak main gusur,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Ketika Tendangan Keras Agus Yudhoyono Mampu Jebol Gawang
Tribunnews.com/ Rizal Bomantama
Agus Yudhoyono menendang bola ke arah gawang sebagai seremonial pembukaan turnamen Fun Futsal di Arcici Sport Center, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Agus Harimurti Yudhoyono membuka turnamen Fun Futsal di Arcici Sport Center, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (3/2/2017).

Dalam seremoni pembukaan, Agus Yudhoyono berkesempatan menendang bola ke gawang yang dijaga seorang peserta turnamen.

Saat peluit dibunyikan Agus Yudhoyono dengan penuh semangat menendang bola ke sudut kanan bawah gawang.

Baca: Ahok Tepis Berkampanye di Lubang Buaya, Tapi Timnya bagi-bagi Kartu Nama dan Buku

Saking kerasnya tendangan putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono tersebut membuat bola kembali ke arah Agus Yudhoyono.

Agus Yudhoyono yang masih dalam posisi sedikit berlari langsung kembali menendang bola tersebut secara keras.

Rekomendasi Untuk Anda

Akibatnya jala gawang benar-benar jebol dan memantul ke atas.

Baca: Soal Maruf Amin, Ahok: Tidak Usah Digoreng-goreng Lagi Lah

Semangatnya menendang bola itu sudah terlihat sejak ia memberikan sambutan kepada peserta yang sebagian besar masuk kalangan anak muda sebelum membuka turnamen.

"Demi perubahan pemuda juga harus turut serta aktif. Caranya dengan datang ke tempat pemungutan suara tanggal 15 Februari 2017 dan coblos nomor satu," ujarnya dengan penuh semangat.

Baca: Agus Yudhoyono Terima Dukungan dari FKPPI dan KBP3

Ia juga mengatakan kepada para peserta untuk tidak golput dan jangan sampai salah memilih pemimpin.

"Jangan salah pilih, kalau salah sengsaranya lima tahun. Jakarta ke depan harus dipimpin gubernur yang mencintai rakyatnya dan tidak main gusur," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas