Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo: Sesepuh Kita Tidak Dihormati, Ulama Kita Dituduh-tuduh

Kata Prabowo, Anies-Sandi yang merupakan pasangan nomor urut 3 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 itu, adalah pasangan yang ideal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Prabowo: Sesepuh Kita Tidak Dihormati, Ulama Kita Dituduh-tuduh
Tribunnews.com/Adiatmaputra
Kampanye Akbar Anies-Sandi dihadiri Prabowo Subianto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Bangsa Indonesia tidak boleh diinjak-injak. Hal itu ditegaskan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Namun menurut Prabowo yang terjadi justru sebaliknya, masih ada pihak tertentu yang merendahkan Indonesia.

"Bangsa Indonesia dianggap miskin, jadi boleh diinjak-injak. Orang miskin di Indonesia boleh diinjak-injak, pemimpin kita dimaki-maki, sesepuh kita tidak dihormati, ulama kita dituduh-tuduh," ujar Prabowo Subianto dalam orasinya di hadapan ribuan pendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, yang berkumpul di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/1/2017).

Oleh karena itu pemimpin yang terpilih dalam setiap pesta demokrasi di Indonesia idealnya menurut Prabowo Subianto adalah pemimpin yang jujur, rendah hati dan tidak menipu rakyat.

Pemimpin yang bisa menjawab permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa Anies-Sandi yang merupakan pasangan nomor urut 3 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 itu, adalah pasangan yang ideal.

Rekomendasi Untuk Anda

Bahkan ia mengaku tidak mau mengajak Anies Baswedan untuk bergabung ke Partai Gerindra.

"Saudara-saudara, Anies Baswedan bukan kader Partai Gerindra, saya juga tidak minta dia masuk," katanya.

Hal itu antara lain dikarenakan Prabowo Subianto menginginkan bila mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu terpilih pada pemilihan 15 Februari mendatang, maka Anies Baswedan akan menjadi Gubernur bagi seluruh rakyat DKI Jakarta, bukan Gubernur Partai Gerindra maupun Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendukung Anies Baswedan di pilkada.

"Dari segi ahlak kita jamin, ketakwaan, keimanan. Dari Segi gantengnya, tutur katanya. Pernah nggak dengar Anies atau Sandi caci maki," tutur Prabowo Subianto yang disambut dengan sorakan ribuan pendukung.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas