Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Ahok

Puslabfor Polri: Tidak Ada Penyisipan Saat Pidato Ahok di Pulau Pramuka

Bukti kedua ukuran file hanya 156 MB berdurasi 29 detik dengan resolusi 320 x 176 pixel.

Puslabfor Polri: Tidak Ada Penyisipan Saat Pidato Ahok di Pulau Pramuka
Pool/Isra Triansyah
Terdakwa Dugaan Kasus Penistaan Agama yang juga Gubernur non Aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menghadiri sidang lanjutan ke-9 di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (07/02/2017). Sidang ke-9 tersebut menghadirkan 2 orang saksi fakta dari kepulauan seribu dan 1 orang saksi. (POOL/Isra Triansyah/SINDO) 

Menurut Muhammad Nuh, metode yang digunakan adalah analisis frame demi frame.

Terkait rekaman video tersebut, Muhammad Nuh mengatakan video milik Dinas Kominfo Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut sebenarnya adalah video kompilasi.

Video tersebut berisi beberapa kejadian yang berbeda dan dikompilasi jadi satu file atau berkas.

"Itu sebetulnya video kompilasi ada video tentang pariwisata Pemprov DKI segala macam perjalanan ke Kepulauan Seribu kemudian Gubernur DKI memberikan pengarahan," kata dia.

Walau berisi beberapa kejadian, Muhammad Nuh memastikan ada unsur yang disisipkan, ditambah atau dikurangi.

Artinya, kata dia, analisi tersebut berdasarkan frame demi frame dan histogram menunjukkan kesesuaian.

Seperti diketahui, Basuki atau Ahok diduga menistakan agama Islam dan Ulama saat memberikan pidato di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas