Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Cara Ketua KPU Jakarta Pusat Redam Konflik Jelang Coblosan

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Pusat Arif Bawono memprediksi wilayahnya aman

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Cara Ketua KPU Jakarta Pusat Redam Konflik Jelang Coblosan
Warta Kota/warta kota
Petugas PPK Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, sedang memasukan barang logistik pilkada ke dalam kotak suara, Rabu (8/2). 340 kotak suara ini berikut bilik suaranya telah didistribusikan oleh PPK Tambora ke 340 TPS yang ada di 11 kelurahan. (WARTAKOTA/NUR ICHSAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Pusat Arif Bawono memprediksi wilayahnya aman, saat pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta pada Rabu (15/2/2017) mendatang.

Potensi terjadinya konflik, katanya, bisa diredam dengan cara merapikan data-data ganda para calon pemilih.

Pihaknya menyatakan sudah mengantisipasi hal itu menjelang penyelenggaraan Pilgub DKI Jakarta 2017.

"Potensi rawan di Jakpus Insya Allah tidak ada. Kerawanan pemilu selalu terkait dengan data pemilih. Data pemilih di Jakpus untuk data ganda posisinya aman," kata Arif di Kantor Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/2/2017).

Terkait pemilih yang belum memiliki e-KTP, Arif mewajibkan warga mengantongi surat keterangan (suket) sebelum mencoblos.

Rencananya, siang ini ia akan menemui tim kampanye pasangan calon (paslon) di tingkat kota, untuk memberitahukan data pemilih yang menggunakan suket.

Senada, Abdul Qohar selaku Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Menteng mengatakan, berdasarkan pengalamannya menyelenggarakan pilkada di Menteng, tidak pernah terjadi kerusuhan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya kira berdasarkan pengalaman yang lalu, aman terkendali di wilayah Menteng. Karena daerah Menteng merupakan barometer penyelenggaraan Pilgub di Jakarta. Mudah-mudahan aman," harap Abdul.

Pihaknya akan mengantisipasi kerusuhan dengan cara menempatkan personel keamanan yang terdiri dari dua aparat kepolisian dan satu anggota TNI, di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Wilayah Menteng memiliki 104 TPS yang tersebar di lima kelurahan.

Terdapat enam TPS di Kelurahan Gondangdia, 12 TPS di Kelurahan Cikini, 19 TPS di Kelurahan Kebon Sirih, 31 TPS di Kelurahan Pegangsaan, dan 36 TPS di kelurahaan Menteng.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas